Kamis, 12 Desember 2024

Duel Prancis dan Jepang untuk Gelar 250cc Musim 2000

Shinya Nakano dan Olivier Jacque (motogp.com)
Olivier Jacque (Prancis) dan Shinya Nakano (Jepang) kembali menjadi rekan satu tim di kelas 250cc musim 2000 lewat Chesterfield Yamaha Tech 3.

Persaingan antara keduanya di kelas tersebut sangat ketat, dimana Nakano mengawali musim dengan memenangkan 2 balapan pertama di Afrika Selatan dan Malaysia.

Namun, Jacque mulai menunjukkan peningkatan dalam balapan kandangnya di Prancis.

Ia dapat memberi perlawanan kepada Nakano saat finis kedua dalam balapan keenam di Italia.

Titik balik pun terjadi dimana Jacque meraih kemenangan perdananya pada balapan GP Catalunya yang berlangsung dalam cuaca hujan.

Sejak seri kedelapan di Belanda hingga ketigabelas di Valencia, ia sukses berada di podium dan memperoleh 1 kemenangan di Jerman.

Pada seri kesembilan di Inggris, ia sudah mengambil alih puncak klasemen daari Nakano.

Nakano berhasil melawan balik ketika Jacque gagal finis di seri Rio dan hanya berada di posisi 4 pada seri Pacific.

Ia mampu mengambil alih klasemen pembalap dengan unggul 2 poin dari Jacque jelang balapan terakhir di Australia.

Pada akhirnya, Jacque berhasil menjuarai balapan tersebut dengan unggul 0,1 detik dari Nakano.

Duel tersebut berakhir dengan Jacque meraih gelar juara dunia dan Nakano harus puas menjadi runner-up.

Ini membuat Yamaha kembali meraih gelar juara dunia pembalap di kelas 250cc, setelah terakhir kali diraih Tetsuya Harada pada 1993.

Selain itu, ini juga menjadi pertama kalinya sejak 1983 dimana pembalap Yamaha sukses berada di posisi 1 dan 2 pada klasemen akhir.***

Sumber diterjemahkan dari: https://global.yamaha-motor.com/race/wgp-50th/race_archive/season2000_10/2000/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar