![]() |
| Duet pembalap ZXMOTO Evan Bros di sirkuit (Evan Bros. Racing Team) |
Kerjasama yang dilakukan ZXMOTO di kelas Supersport musim ini dengan Evan Bros, sebagai salah satu tim sukses di kelas tersebut, berakhir dengan manis melalui pembalap andalannya yaitu Valentin Debise.
Debise berhasil meraih kemenangan perdana bagi ZXMOTO, lewat dua kali menjadi juara dalam balapan seri kedua Supersport yang digelar di Portimao, Portugal.
Secara keseluruhan, ia meraih total enam kali menang balapan dan delapan kali finis di podium, untuk mengakhiri musim 2026 dengan menempati posisi kedua klasemen pembalap.
Sementara itu, Federico Caricasulo sebagai rekan satu tim Debise, masih menghadapi kesulitan untuk bisa bersaing di baris terdepan menggunakan ZXMOTO.
Caricasulo mengakhiri musim dengan menempati posisi 18 klasemen pembalap, di mana hasil terbaiknya diperoleh saat finis kelima dalam balapan pertama seri Magny-Cours, Prancis.
ZXMOTO saat ini menggunakan motor 820RR dengan mesin tiga silinder untuk menghadapi kelas Supersport, di mana Debise mengatakan bahwa motor yang digunakannya masih dalam bentuk model dasar, sebagai motor paling murah dari seluruh jenis motor pabrikan tersebut.
"Untuk tahun depan, kami akan beralih ke model yang sedikit lebih canggih dan memiliki spesifikasi berbeda, mulai dari mesin, suspensi depan, rem, serta komponen lain seperti pelek dan lainnya. Sistem keseimbangan juga akan diubah untuk musim depan, meski kami belum tahu persis bagaimana perubahannya," ujar Debise.
Awalnya ZXMOTO 820RR akan diproduksi dengan tiga model berbeda, tetapi model tertinggi yang dikhususkan untuk balapan justru belum siap pada awal musim.
Belakangan diketahui dalam situs perusahaan bahwa sudah ada dua model motor yang dipasarkan, dengan model terbaru adalah pengembangan lanjutan dari model yang sudah ada.
"Kami saat ini menggunakan versi RS dan akan berali ke versi RR. Motornya sudah diperkenalkan dan dijual. Tidak ada yang istimewa dari hal itu. Maksud saya, kami tidak akan mendapat tambahan tenaga sebanyak 20 PS (Pferdestärke/Tenaga Kuda). Lagipula, jika kami mendapat tambahan 20 PS, nantinya tenaga tersebut akan dibatasi sebesar 20 PS juga," tambah Debise.
Debise menyatakan bahwa musim dingin kali ini akan menjadi saat yang sibuk bagi tim, meski ia mengaku bahwa pabrikan ZXMOTO dan tim Evan Bros lebih siap untuk tahun ini daripada tahun lalu.
Ketika kerjasama antara kedua pihak baru saja dimulai, ia mengatakan bahwa pada saat itu belum ada satu pun motor ZXMOTO yang siap untuk dikendarai.
Pada tahun ini, terjadi kemajuan besar karena ZXMOTO sudah mampu menyediakan satu unit yang siap untuk balapan kelas Supersport.
Terkait dengan persaingan di musim depan, Debise mengaku bahwa dirinya harus mendapatkan prestasi yang lebih baik dari pada musim ini, serta mewaspadai ancaman dari pembalap hingga pabrikan lainnya.
"Kami tidak boleh berpuas diri, karena persaingan akan tetap sengit seperti biasanya, dan banyak pembalap baru yang mulai bermunculan," tegasnya.
Supersport musim 2027 tentu menjadi tantangan besar bagi ZXMOTO dan Evan Bros melalui motor versi terbarunya, untuk tetap bisa meramaikan persaingan di papan atas serta menambah jumlah kemenangan balapan.
Dengan kerja keras dan upaya tiada henti, mereka tentunya berharap untuk bisa bersaing dalam memperebutkan gelar juara dunia Supersport, sekaligus membuktikan bahwa pabrikan Tiongkok juga dapat berprestasi dengan mencetak hasil luar biasa dan mengalahkan pabrikan ternama dari Eropa maupun Jepang.***
Sumber diterjemahkan dari: https://www.speedweek.com/en/a/worldssp/zx-moto-820rr-more-power-2027-supersport






