![]() |
| Pembalap Yamaha Can Oncu dan Pembalap ZXMOTO Valentin Debise (PATA Yamaha Ten Kate Racing) |
Yamaha, salah satu pabrikan Jepang yang terlibat dalam kejuaraan balap motor massal mulai dari World Superbike, World Supersport dan World Sportbike, mendapatkan tantangan besar dari beberapa pabrikan dari Tiongkok pada musim depan.
Pabrikan ini sudah memiliki riwayat panjang dalam ketiga kejuaraan tersebut, terutama di kelas Supersport yang seringkali disebut sebagai "Yamaha Cup" dalam beberapa waktu terakhir, karena mereka menjadi pemasok mesin untuk banyak tim dan pembalap.
Keterlibatan mereka semakin kuat saat menjadi pemasok tunggal dalam kejuaraan WorldWCR, ajang balap motor khusus perempuan yang sudah hadir sejak musim 2024, serta kejuaraan domestik R3 World Cup yang juga digelar di sekitar beberapa seri Superbike.
Dalam kejuaraan World Superbike musim ini, Yamaha menjadi pabrikan kedua setelah Ducati sebagai pemasok motor terbanyak, terdiri atas empat motor pabrikan (melalui tim PATA Maxus Yamaha dan GYTR GRT Yamaha WorldSBK Team) dan dua motor satelit (melalui tim Motoxracing WorldSBK Team).
Namun, guncangan mulai terjadi di Yamaha, diawali dari tim Evan Bros yang memutuskan untuk menjalin kerja sama dengan pabrikan motor asal Tiongkok yaitu ZXMOTO.
Kerja sama antara ZXMOTO dan Evan Bros rupanya cukup berhasil di musim pertamanya, karena pembalap utamanya yaitu Valentin Debise, berhasil menjadi runner-up di klasemen pembalap musim 2026 dan meraih kemenangan sebanyak enam kali.
Atas dasar itulah, ZXMOTO bisa menjadi penantang tangguh untuk Yamaha dalam menghadapi kejuaraan Supersport musim depan, bahkan memiliki potensi untuk menunjukkan penampilan lebih baik dari musim ini.
Belum selesai dengan Evan Bros, Yamaha kembali harus kehilangan salah satu tim andalannya yaitu Ten Kate Racing, yang memutuskan untuk bekerja sama dengan pabrikan Tiongkok lainnya yaitu QJMOTOR.
"Kami sebenarnya kecewa karena Ten Kate memutuskan arah baru di musim 2027, tetapi kami berterimakasih kepada Ronald dan Gerrit Ten Kate, beserta dengan timnya, atas segala usaha yang sudah diberikan selama delapan tahun terakhir," ujar Direktur Balap Yamaha yaitu Andrea Dosoli.
Sejak Ten Kate bergabung dengan Yamaha pada 2019, mereka sukses membukukan total tiga gelar World Supersport, yang diperoleh Dominique Aegerter pada musim 2021 dan 2022, serta melalui Stefano Manzi pada musim 2025.
"Mereka sudah membuat gelar Supersport bagi mereka sendiri bahkan sebelum pindah ke Yamaha pada 2019. Dengan tiga gelar yang diberikan, Ten Kate telah membantu Yamaha menjadi pabrikan Supersport paling sukses," lanjut Dosoli.
Ini menjadi guncangan besar bagi Yamaha, karena Can Oncu sebagai pembalap andalan mereka akan ikut ke tim Ten Kate bersama QJMOTOR.
Mereka juga kehilangan Albert Arenas, yang rencananya akan naik ke World Superbike pada musim 2027 nanti, meski AS Racing Team sebagai tim yang dibela Arenas kini sudah mendapat penggantinya yaitu mantan pembalap tim Kawasaki Jeremy Alcoba.
Dalam kejuaraan WorldWCR, posisi Yamaha sebagai pemasok tunggal juga digantikan oleh CFMOTO, yang telah menandatangani kontrak tiga tahun mulai 2027 dengan mengandalkan motor CFMOTO 675SR-R.
CFMOTO sendiri juga memiliki rencana untuk turun dalam ajang balap World Superbike musim depan, yang tentunya juga akan menjadi guncangan bagi para pembalap Yamaha.
Pada World Supersport musim 2026, tidak ada satu pun pembalap Yamaha yang mampu bersaing di baris depan dan memperoleh podium, dengan Andrea Locatelli menjadi pembalap terbaik Yamaha di posisi 12 klasemen pembalap.
Locatelli kalah dari para pembalap pengguna Ducati, duet pembalap Bimota yaitu Alex Lowes dan Axel Bassani, pembalap Kawasaki Garrett Gerloff dan pembalap debutan BMW yaitu Miguel Oliveira.
Masalah yang dihadapi para pembalap Yamaha pada World Superbike musim ini, hingga perginya tim-tim andalan Yamaha yang memilih bergabung dengan pabrikan Tiongkok, membuat Yamaha harus segera mencari solusi tepat supaya mereka bisa kembali menjadi unggulan baik di Superbike, Supersport maupun Sportbike.***
Sumber diterjemahkan dari: https://www.speedweek.com/en/a/worldsbk-wc/yamaha-china-brands-new-enemy-superbike


