![]() |
| Pendiri ZXMOTO Zhang Xue berdiri di tengah pembalap tim Evan Bros: Federico Caricasulo (kiri) dan Valentin Debise (kanan). (evanbrosracing.com) |
Produsen sepeda motor ini baru saja berdiri tahun 2024, dengan singkatan ZX sendiri berasal dari Zhang Xue, pendiri dan pemilik perusahaan yang sebelumnya juga mendirikan produsen Tiongkok lainnya yaitu Kove.
Meski perannya di pasar masih sangat kecil, tetapi ZXMOTO sudah mampu berbicara di Supersport, di mana mereka bermitra dengan tim Evan Bros yang dulunya sukses bersama Yamaha.
Musim pertama mereka berakhir dengan manis, di mana pembalap mereka yaitu Valentin Debise, berhasil memenangkan enam balapan musim ini dan mengakhiri musim 2026 sebagai runner-up di klasemen pembalap.
Tidak cukup sampai di situ, mereka menjadi runner-up dalam klasemen tim dan menempati posisi ketiga dalam klasemen pabrikan, di bawah Yamaha dan Ducati.
Kesuksesan ZXMOTO dalam waktu singkat ini tentunya mengundang rasa hormat sampai dengan penasaran, apalagi melihat salah satu merek lainnya yaitu Honda, menghadapi kesulitan dalam bersaing di ajang balap motor berbasis produksi massal.
Dalam salah satu wawancara, Zhang Xue menyampaikan bahwa industri sepeda motor memiliki batas tersendiri, tetapi ia ingin melepas batas-batas tersebut untuk tumbuh lebih cepat dan memanfaatkan potensi besar untuk melakukan banyak perbaikan.
"Para pesaing kami ingin melampaui kami, dan kami ingin melampaui mereka. Ini seperti balapan: kita harus bekerja lebih keras, lebih fokus, berinvestasi lebih banyak dan menggunakan metode yang tepat," ujar Xue.
Xue memiliki ambisi untuk menjadikan ZXMOTO sebagai salah satu dari sepuluh produsen sepeda motor terbesar di dunia hanya dalam waktu delapan tahun.
Ia merencanakan untuk membangun sebuah pabrik baru yang akan beroperasi pada tahun 2027, dengan target yaitu memproduksi sepeda motor sampai dengan 500.000 unit.
Sebagai bentuk kebanggaan terhadap negaranya, ia juga menempelkan stiker bertuliskan "Made in China", yang biasanya selalu identik dengan barang berkualitas rendah buatan Tiongkok.
"Saya sengaja menempelkan stiker pada sepeda motor saya yang bertuliskan "Made in China", supaya ketiga kata ini tidak lagi identik dengan kualitas rendah, melainkan sebagai lambang keunggulan dan profesionalisme," katanya dengan optimis.
Ia ingin supaya produk-produk sepeda motor dari Tiongkok dapat menjadi raja di dunia, dengan terus meningkatkan kualitas, inovasi dan performa yang ditunjukkan dalam setiap produknya.***
Sumber diterjemahkan dari: https://www.speedweek.com/a/supersport-wm/zx-moto-gruender-zhang-xue-made-in-china





