Rabu, 04 November 2026

Tantangan Honda dalam Menghadapi World Supersport Musim 2027

Corentin Perolari bersama tim Honda World Supersport (Honda Moto France)
Dalam World Supersport musim 2026, Honda menjadi satu-satunya pabrikan yang masih menggunakan motor 600cc tradisional, yang mana secara teknis hanya mendapat perubahan minor, sehingga sulit untuk bersaing dengan pabrikan lainnya yang memiliki motor lebih baik.

Meski target yang sudah dibuat sejak musim 2026 sudah tercapai, musim berikutnya yaitu tahun 2027 akan menjadi tantangan lebih berat bagi pabrikan asal Jepang ini.

Kehadiran tim Honda yang berkompetisi di Supersport musim ini dapat diambil dari November 2024, di mana tim ini dikelola oleh CBO Racing dengan dukungan dari HRC, Honda Europe dan Honda France.

Tim ini awalnya turun sebagai wildcard di seri Magny-Cours (Prancis) musim 2024 lewat pembalap Prancis Corentin Perolari, kemudian turun penuh sejak 2025 hingga sekarang dengan duet Perolari dan Ana Carrasco, pembalap wanita yang merupakan juara dunia Supersport 300 musim 2018.

Proyek Supersport ini adalah harapan lama yang sudah diimpikan oleh Bruno Skotnicki, selaku perwakilan dari Honda France.

"Honda membangun program ini selama bertahun-tahun. Melalui divisi balap ini, tujuan kami adalah mewakili Honda dalam tingkat tertinggi pada kategori Supersport. Honda ingin meningkatkan sepeda motor, pembalap dan staf," ujar Skotnicki.

Tim Honda turun dan bersaing di bawah kompetisi WorldSSP Challenge, yang ditujukan hanya untuk pembalap-pembalap yang mengikuti balapan Supersport di seri Eropa

WorldSSP Challenge musim ini diikuti oleh duet pembalap Honda, duet pembalap tim QJMOTOR yaitu Raffaele de Rosa dan Marcos Ramirez (kemudian digantikan oleh Bahattin Sofuoglu) dan dan satu pembalap dari tim Motorsport Kofler Yamaha yaitu Andreas Kofler.

Dalam perjalanannya sendiri, Perolari meraih terbaiknya di musim 2025, di mana ia sering finis di zona poin dan menempati posisi 13 klasemen dengan total 88 poin, dengan hasil terbaiknya adalah dua kali finis kelima dalam balapan kandangnya di sirkuit Magny-Cours.

Namun, musim 2026 justru lebih berat bagi Perolari karena ia hanya mampu meraih poin dalam tujuh balapan dan hanya menempati posisi 20 klasemen pembalap dengan total 35 poin.

Ana Carrasco mendapatkan hasil lebih buruk, karena selama dua musim terakhir di tim Honda, ia sama sekali belum pernah mendapatkan poin.

Meskipun begitu, Carrasco sendiri tetap akan bersama Honda untuk musim 2027, sementara Perolari belum diketahui apakah akan tetap bersama tim tersebut atau tidak.

Dalam balapan terakhir World Supersport musim 2026 di sirkuit Jerez, Perolari menggambarkan rasa senangnya karena bisa mengakhiri balapan kedua di sirkuit tersebut dengan finis di posisi 11.

"Saya cukup senang dengan balapan terakhir minggu ini. Saya tidak menyangka bisa finis seperti ini. Pada hari Minggu, saya bisa untuk mengejar pembalap lain dan bisa lebih dekat ke grup terdepan. Saya cukup nyaman dengan motor CBR600RR dan telah berusaha sebisa mungkin. Kami tahu memang sangat sulit untuk masuk ke 10 besar, tetapi setidaknya kami sudah dekat dan berhasil meraih poin," ujar Perolari.

Dengan hasil tersebut, Perolari dan tim Honda berhasil menggenggam gelar WorldSSP Challenge, yang menurutnya sebagai pencapaian baik bagi tim.

Skotnicki mengaku sangat bangga dengan pencapaian tim Honda yang diperoleh pada musim ini, dan ia berharap supaya musim 2027 nanti tim bisa tampil jauh lebih kuat dari yang sekarang.

Meski begitu, Honda menghadapi tantangan besar dikarenakan salah satu pesaing mereka dalam WorldSSP Challenge yaitu QJMOTOR, akan bermitra dengan tim lebih besar yaitu Ten Kate Racing mulai 2027.

Perusahaan asal Tiongkok tersebut diketahui sedang bekerja keras untuk membuat motor barunya, dan mereka diramalkan akan menunjukkan penampilan lebih kuat daripada musim ini, karena dibantu oleh mitra berpengalaman dari Belanda tersebut.

Hal ini tentunya harus diwaspadai oleh Honda, karena pabrikan Tiongkok bisa saja menunjukkan kelasnya dan berpotensi menundukkan nama-nama besar, seperti ZXMOTO yang mampu meraih kesuksesan dengan kemenangan di musim 2026 sebagai musim perdana bersama mitranya yaitu Evan Bros.***

Sumber diterjemahkan dari: https://www.speedweek.com/en/a/worldssp/honda-supersport-world-championship-2026-season-target-achieved-bleak-outlook

Tidak ada komentar:

Posting Komentar