Kamis, 05 November 2026

Valentin Debise Belum Puas Meski ZXMOTO Akhiri World Supersport 2026 dengan Manis

Valentin Debise mengendarai motor ZXMOTO 820RR-RS (Evan Bros. Racing Team)
Valentin Debise, pembalap tim ZXMOTO Factory Evan Bros Racing, berhasil mengakhiri musim dengan menempati posisi kedua klasemen, usai menyelesaikan balapan kedua World Supersport 2026 di Estoril, Portugal dengan meraih posisi ketiga.

Ini tentunya hasil yang manis bagi ZXMOTO, pabrikan motor asal Tiongkok yang baru berdiri pada tahun 2024, karena berhasil meraih sukses dalam musim perdananya.

Selain itu, ini juga menjadi prestasi membanggakan bagi Debise sepanjang karir balapnya yang panjang.

Ia menghadapi balapan di Estoril dengan tantangan, di mana ia hanya mampu menempati posisi 17 dalam kualifikasi dan hanya mendapatkan posisi keenam dalam balapan pertama.

Hasil lebih baik diperolehnya dalam balapan kedua, di mana ia tidak menyadari sama sekali bahwa dirinya sudah menjadi runner-up dalam ajang tersebut.

"Tidak ada yang memberitahu saya saat berada di podium. Saya memeriksa klasemen pagi berikutnya dan saya pun menyadarinya. Tetapi saat berada di motor, pikiran anda tidak begitu jelas. Saya berpikir mungkin akan ada yang memberitahukan tentang hal itu, tetapi saya baru mengetahuinya setelah sesi podium usai," ujar Debise.

Meraih posisi kedua atau runner-up pada klasemen bukan hal yang mudah, terutama saat menghadapi balapan yang sulit pada waktu tersebut.

"Posisi runner-up adalah tujuan saya sepanjang pekan ini. Ketika saya melihat Booth-Amos jatuh (dalam balapan kedua) dan sadar bahwa saya di depan Can Oncu dan Jaume Masia, saya tahu bahwa inilah kesempatan saya," ungkap Debise.

Balapan kedua di Estoril sempat harus diulang, akibat dari kecelakaan yang dialami oleh pembalap tim QJMOTOR yaitu Bahattin Sofuoglu.

Dalam start ulang, Debise menghadapi tantangan untuk segera menyerang cepat, dan ia memberikan pujian kepada seluruh anggota tim karena respons cepat dalam memperbaiki setingan motor yang dikendarainya.

"Start ulang dalam balapan kedua berlangsung sebanyak lima putaran. Ini bukan gaya saya, terutama pada motor ini. Tim membuat banyak perubahan saat balapan dihentikan dan itu membuat saya lebih kuat. Saya senang atas perkembangan yang diberikan hari ini," tambah Debise.

Motor ZXMOTO 820RR-RS, yang dibantu dengan kemampuan para kru tim Evan Bros pimpinan Fabio Evangelista, membuktikan kualitasnya dengan memenangkan balapan dan bersaing di papan atas World Supersport 2026.

Debise mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas seluruh pihak yang terlibat dalam proyek ZXMOTO dan Evan Bros, di mana mereka berusaha keras untuk membuatnya menjadi pembalap yang cepat.

"Rasanya saya sudah berhasil melakukan pekerjaan tersebut. Tetapi saya masih belum puas dan ingin lebih," tegasnya.

Musim 2027 akan menjadi tantangan besar bagi ZXMOTO dan Evan Bros, dengan harapan bisa melebihi hasil di musim 2026, dan jika perlu memenangkan banyak balapan serta menjadi penantang gelar juara dunia World Supersport.***

Sumber diterjemahkan dari: https://www.speedweek.com/en/a/worldssp/zx-moto-runner-up-title-debise-supersport-world-championship

Tidak ada komentar:

Posting Komentar