Sabtu, 03 Oktober 2026

Aprilia Tidak akan Ikut Serta dalam Kelas Moto2

Alvaro Bautista dengan motor balap Aprilia 250cc di tahun 2009 (Corsedimoto)
Pabrikan motor asal Italia yaitu Aprilia, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka tidak akan ikut serta dalam kelas balap Moto2 pada 2010 mendatang.

Mereka menganggap bahwa kelas tersebut adalah hal yang merugikan bagi citra perusahaan.

Meski sempat beberapa kali meraih gelar juara dunia di kelas 125cc dan 250cc, Aprilia pada akhirnya telah membuat keputusan terkait nasibnya di kelas tersebut.

Hal ini juga membuat Piaggio Group sebagai induk Aprilia tidak akan memberi dukungan motor pabrikan penuh ke kelas Moto2, tetapi juga menghentikan pengadaan motor Aprilia, Gilera dan Derbi ke tim pengguna.

Pengumuman ini tentunya menjadi hal yang sangat mengejutkan, pasalnya perusahaan tersebut cukup merajai kelas 250cc pada musim 2009.

"Menurut pandangan kami, kelas Moto2 tidak mewakili karakteristik secara teknologi dan olahraga dengan strategi Aprilia dalam kejuaraan seperti ini," begitulah yang disampaikan Piaggio Group dalam pernyataannya.

Mereka menyoroti tentang kelas Moto2 yang meningkatkan mesinnya dari 250cc ke 600cc, dan dianggap hanya menguntungkan salah satu pabrikan saja.

"Oleh karena itu, bergabung dalam kejuaraan yang hanya memfokuskan teknologi mesinnya kepada satu pabrikan, adalah suatu hal yang merusak citra kami sebagai perusahaan yang telah memenangkan sekitar 43 gelar balapan motor," lanjut mereka.

Diketahui bahwa mesin 600cc akan jauh lebih menguntungkan Honda, pabrikan asal Jepang yang merupakan pesaing mereka di kelas 250cc.

Honda diketahui akan menjadi satu-satunya pabrikan di Moto2, setelah pesaing lainnya yaitu KTM, juga mengundurkan diri beberapa bulan sebelum pengumuman dari Aprilia & Piaggio Group.

Aprilia kini akan mengutamakan pengembangan ke ajang World Superbike, yang sudah mereka ikuti pada musim 2009.***

Sumber: https://www.autoevolution.com/news/aprilia-quits-moto2-series-blames-rules-13671.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar