Kamis, 19 Februari 2026

Evan Bros Kerjasama dengan ZXMOTO di Supersport, Akankah Sukses?

Valentin Debise dan Federico Caricasulo (Evan Bros Racing Team)
Kejuaraan World Supersport musim 2026 dihebohkan dengan kehadiran sebuah pabrikan pendatang baru asal Tiongkok yaitu ZXMOTO.

ZXMOTO menjadi pabrikan ketiga asal Tiongkok yang hadir dalam kejuaraan dunia motor balap produksi massal, setelah KOVE di kejuaraan Supersport 300 musim 2023 dan QJMOTOR yang bergabung di Supersport musim 2024.

Tidak tanggung-tanggung, ZXMOTO mengajak kerjasama salah satu tim besar di dalam proyek mereka, yaitu Evan Bros Racing Team.

Pengumuman itu disampaikan pada awal bulan November 2025, dalam gelaran Milan Motorcycle Shows atau EICMA.

Evan Bros, tim yang berasal dari Italia, telah teruji dan terbukti sebagai tim papan atas di kejuaraan Supersport selama bertahun-tahun.

Prestasi terbaik mereka adalah meraih gelar juara dunia pembalap musim 2019 bersama Randy Krummenacher dan musim 2020 bersama Andrea Locatelli.

Mereka mengambil keputusan yang sangat berisiko dengan meninggalkan Yamaha yang telah menemani selama bertahun-tahun demi proyek ambisius yang dijalin oleh ZXMOTO.

Hal itu tidak lepas dari peran sang pendiri perusahaan motor tersebut yaitu Zhang Xue, yang telah berpengalaman di pabrikan sebelumnya.

Dilansir dari Speedweek, Xue aslinya merupakan pendiri dari KOVE, merek motor yang baru saja mengukir sejarah di musim 2025 lewat gelar juara dunia Supersport 300 yang diperoleh pembalap asal Spanyol yaitu Benat Fernandez.

Pengembangan motor balap 321 RR yang dikerjakan Xue saat berada di KOVE, telah diikutsertakan dalam Supersport 300 sejak musim 2023.

Usaha selama beberapa tahun tersebut berbuah keberhasilan, di mana Fernandez berhasil menjadi juara dunia di ajang tersebut.

Hal ini cukup istimewa karena ia menjadi juara di bawah tim independen Team #109 serta membawa KOVE sebagai pabrikan Tiongkok pertama yang menjuarai ajang balap motor dunia.

KOVE juga mempersembahkan gelar perdananya di musim terakhir penyelenggaraan Supersport 300, yang mulai 2026 ini berubah menjadi World Sportbike.

Setelah undur diri dari KOVE karena masalah internal dan mendirikan ZXMOTO di tahun 2024, Xue masih memiliki ambisi untuk mengejar impiannya meraih sukses di ajang balap motor dunia bersama motor asli Tiongkok buatannya.

Untuk mencapai itu, Evan Bros dan ZXMOTO merekrut duet pembalap berpengalaman: Valentin Debise dan Federico Caricasulo.

Kedua pembalap ini sebelumnya pernah membela Evan Bros, di mana Caricasulo pernah bergabung pada 2016 dan 2019, sementara Debise bergabung pada 2024.

Dengan dukungan penuh dari ZXMOTO dan para pembalap yang pernah menjajal beberapa merek motor berbeda, Evan Bros sangat optimis bahwa potensi motor balap barunya yaitu 820RR-R bisa dikembangkan lebih jauh, demi bisa meraih kesuksesan dari jangka pendek hingga menengah.

Bahkan, pihak tim Evan Bros sendiri siap melakukan kerjasama penuh dalam pengembangan motor balap dengan pihak internal ZXMOTO, terutama dengan Xue sebagai pendirinya.

Ambisi besar yang diberikan ZXMOTO sejak awal pengumumannya tentu harus dibuktikan dengan performa sesungguhnya sepanjang balapan World Supersport musim 2026 ini, di mana mereka akan turun penuh dalam 12 seri dengan total 24 balapan.

Paling tidak, ZXMOTO harus bisa mengungguli QJMOTOR, sesama pabrikan Tiongkok yang hanya turun di seri Eropa saja musim ini.

Apabila mereka mampu mengalahkan pabrikan besar seperti Yamaha, Ducati, Kawasaki, MV Agusta, Triumph hingga Honda sebagai pemain lama di Supersport, ini tentu bisa menjadi kejutan sekaligus kesuksesan besar yang selaras dengan ambisi yang digembar-gemborkan sejak awal.***

Sumber:
  • https://www.speedweek.com/a/supersport-wm/die-sensation-ist-perfekt-evan-bros-mit-zxmoto
  • https://www.speedweek.com/a/supersport-wm/evan-bros-und-zxmoto-das-perfekte-supersport-paket

Tidak ada komentar:

Posting Komentar