Kejuaraan World Supersport musim 2026 akan semakin seru dengan kedatangan pabrikan pendatang baru asal Tiongkok, yaitu ZXMOTO.
ZXMOTO menjadi pabrikan Tiongkok kedua yang hadir di ajang balap Supersport, setelah sebelumnya ada QJMOTOR yang masuk sejak tahun 2023.
Perjalanan ZXMOTO bisa dibilang baru seumur jagung, tetapi ambisi mereka cukup tinggi untuk bisa sukses.
Dilansir dari HarianHaluan.com, ZXMOTO didirikan pada tahun 2024 oleh Zhang Xue, seorang mantan pembalap yang punya impian besar dalam membangun motor berkualitas terbaik.
ZXMOTO bukanlah pabrikan pertama, karena sebenarnya ia sudah mendirikan pabrikan KOVE pada tahun 2017 lalu.
Ia membangun KOVE secara pelan-pelan sampai pada akhirnya membuat gebrakan di musim 2023 dengan turun di kelas Supersport 300 dan Rally Dakar.
Dilansir dari Speedweek, Xue justru meninggalkan KOVE setahun berikutnya karena ketidakcocokan antara ia dengan orang-orang tertinggi di perusahaan terkait masa depan, nilai dan tujuan yang ingin dicapai perusahaan.
KOVE diketahui tidak lagi menurunkan tim pabrikan resmi di Supersport 300 pada musim 2025, dan pada saat itu slot pengguna KOVE dipakai oleh tim asal Irlandia bernama Team #109.
Menariknya, KOVE malah menjadi juara dunia Supersport 300 musim 2025 (yang juga menjadi musim terakhir kejuaraan sebelum diganti oleh World Sportbike mulai 2026) lewat pembalapnya yaitu Benat Fernandez.
Usai keluar dari KOVE, Xue mendirikan ZXMOTO dan mengutarakan keinginannya untuk beraksi lagi di Rally Dakar dan bersaing di kejuaraan balap motor massal tingkat dunia.
ZXMOTO memperkenalkan motor baru mereka yang diberi nama 820RR, di mana motor tersebut baru saja diperkenalkan di pada awal November 2025 dalam pameran EICMA/Milan Motorcycle Shows.
Motor balap ini diketahui memakai mesin inline tiga silinder 819cc yang bisa menghasilkan tenaga hingga 150 HP dan memiliki bobot sekitar 175 kg.
Tidak hanya itu, pabrikan tersebut juga memperkenalkan versi lain yang diberi nama 820RR-RS, yang digunakan untuk kejuaraan balap Supersport.
Untuk mewujudkan impian tersebut, ZXMOTO resmi bekerjasama dengan tim balap unggulan di Supersport yaitu Evan Bros Racing Team.
Evan Bros adalah tim yang terpandang di kejuaraan tersebut, lewat gelar juara dunia musim 2019 oleh Randy Krummenacher dan musim 2020 oleh Andrea Locatelli.
Kerjasama antara Evan Bros dengan ZXMOTO resmi berjalan pada 2026, membuat mereka meninggalkan Yamaha setelah bertahun-tahun.
Ini juga memaksa Aldi Satya Mahendra, pembalap asal Indonesia yang ada di tim tersebut pada 2025, akhirnya hijrah ke tim Yamaha lainnya yaitu AS Racing Team (sebelumnya bernama MV Agusta Reparto Corse).
Evan Bros menurunkan duet pembalap berpengalaman di Supersport, yaitu Valentin Debise (Prancis) dan Federico Caricasulo (Italia).
Debise pernah membalap bareng Yamaha dan Ducati, sementara Caricasulo sudah menjajal dua pabrikan sama seperti Debise, ditambah dengan MV Agusta.
Pengalaman yang dimiliki oleh kedua pembalap tersebut dengan beberapa pabrikan berbeda inilah yang membuat ZXMOTO cukup optimis bisa memperoleh data dan membantu pengembangan motor baru mereka.
ZXMOTO terlihat sangat ambisius untuk bisa menjamin proyek ini sukses besar di musim pertamanya.
Mereka tampak siap untuk berhadapan dengan pabrikan besar lainnya seperti Yamaha, Ducati, Kawasaki, Triumph, MV Agusta, Honda dan QJMOTOR.
Pembuktian keseriusan mereka di kejuaraan World Supersport akan terlihat dalam balapan seri pertama musim 2026 yang berlangsung di sirkuit Phillip Island, Australia, pada tanggal 21-22 Februari 2026 ini.***
Sumber:
- https://www.speedweek.com/a/supersport-wm/wm-einstieg-von-zxmoto-wuerde-einen-erdrutsch-ausloesen
- https://www.speedweek.com/a/supersport-wm/made-in-china-so-will-zxmoto-die-ssp-wm-erobern
- https://www.speedweek.com/a/supersport-wm/zxmoto-in-supersport-wm-2026-debuet-mit-paukenschlag
Tidak ada komentar:
Posting Komentar