Senin, 03 Juni 2024

Arnaud Vincent Dipecat oleh KTM

Arnaud Vincent di musim 2003 (KTM)
Pendatang baru di kelas balap motor 125cc musim 2003 yaitu KTM, membuat pengumuman yang mengejutkan.

Mereka memecat pembalap mereka yang merupakan juara dunia musim lalu yaitu Arnaud Vincent.

Vincent sendiri bergabung dengan pabrikan asal Austria tersebut yang didukung sponsor dari minuman energi Red Bull.

Ia menjadi rekan satu tim dari Roberto Locatelli, yang menjadi juara dunia kelas tersebut pada musim 2000.

Kedua pembalap tersebut kesulitan untuk menembus sepuluh besar, meski Vincent sendiri memiliki hasil lebih baik dari Locatelli.

Sayangnya, KTM ternyata tidak bisa bertahan dalam kondisi tersebut dan terpaksa mengambil keputusan yang bertujuan untuk memperbaiki performa tim.

"Arnaud Vincent akan segera dilepas dari kontraknya dengan KTM. Kami mengakui bahwa ia adalah pembalap yang cepat dan berpengalaman, tetapi sayangnya ia kesulitan untuk mengembangkan motor baru ini," tulis KTM dalam pernyataannya.

Mereka merasa bahwa Vincent seharusnya dapat memaksimalkan kemampuannya, apalagi ia merupakan seorang juara dunia.

Tidak butuh waktu lama untuk mencari pengganti, karena mereka sudah menemukan pembalap Finlandia yaitu Mika Kallio sebagai pengganti Vincent.

Kallio sendiri baru saja dilepas oleh Honda dan tim Ajo Motorsports, sehingga sudah bisa membalap bersama KTM mulai GP Ceko pada 17 Agustus 2003.

"Dengan Mika Kallio dan Roberto Locatelli, KTM akan berusaha untuk masuk 10 besar di musim 2003, dengan tujuan berikutnya adalah meraih podium di musim 2004," lanjut KTM.

Usai pemecatan ini, Vincent masih belum memutuskan tentang masa depannya.***

Sumber: https://www.crash.net/motogp/news/72862/1/world-champion-vincent-sacked-by-ktm

Minggu, 02 Juni 2024

Sebuah Permintaan

Khayalan tentang cinta
Jauh pedih rasa ku terbawa
Terbuai mimpi terbuai

Khayalan tentang ada
Matikan sinar menunggu waktu

Terjerat asa
Buramkan bayangan dirimu
Hadirkan sebuah permintaan
Pastikan jalan yang terbentang

Satukan harapan yang datang
Dalam hidupku dimana cinta itu ada

Jalan penuh penerka
Biarkan waktu yang berbicara

Terjerat asa
Buramkan bayangan dirimu
Hadirkan sebuah permintaan
Pastikan jalan yang terbentang

Satukan harapan yang datang
Dalam hidupku dimana cinta itu ada

Sabtu, 01 Juni 2024

Lima Unsur

Pertama-tama kita memulainya dengan rasa cinta

Ketulusannya dan kasih sayangnya tidak boleh diragukan

Kedua adalah rasa kemanusiaan dalam diri

Dimana kita saling membantu sebagai makhluk sosial

Ketiga adalah kebebasan dalam menentukan pilihan

Semua orang memiliki hak yang sama serta terlibat di dalamnya

Keempat adalah terwujudnya suatu keadilan

Itu dibutuhkan untuk mencapai kesejahteraan di antara kita

Kelima atau terakhir adalah landasan atas keyakinan

Semua berhak memilih apa yang diyakini menurut ajarannya

Lima unsur ini tercipta dan selalu mengakar kuat

Membawa kita kepada persatuan dan kesatuan sesungguhnya

Jumat, 31 Mei 2024

Carlos Checa Gabung ke Tech 3 Yamaha untuk MotoGP Musim 2006

Carlos Checa bersama Yamaha Tech 3 (Yamaha Motor Co, Ltd.)
Pembalap asal Spanyol Carlos Checa akan membalap untuk Dunlop Tech 3 Yamaha dalam MotoGP musim 2006.

Berdasarkan konfirmasi yang diperoleh Yamaha, kesepakatan itu akan membuatnya membalap bersama pembalap Inggris yaitu James Ellison.

Checa sendiri adalah pembalap Yamaha antara 1999 hingga 2004, dimana ia sukses meraih 14 podium dan hasil terbaik di posisi 5 klasemen pada musim 2002.

Ia kemudian hijrah ke Ducati pada musim 2005 lalu dan meraih 2 kali podium, sebelum kemudian digantikan sesame pembalap Spanyol yaitu Sete Gibernau untuk musim 2006.

Dilansir dari Crash.net, ia sebenarnya akan bergabung bersama Honda Pons, sebelum tim tersebut undur diri usai kehilangan sponsor utamanya yaitu Camel.

Berdasarkan daftar pembalap MotoGP yang saat itu tersedia, hanya Tech 3 yang memiliki 1 kursi tersisa.

"Berkat usaha dari Dunlop, Yamaha dan Tech 3, kami bisa menyelesaikan proyek ini. Setelah kami merekrut pembalap muda James Ellison, kini kami turut senang melihat Carlos Checa bergabung ke tim kami," ujar Herve Poncharal selaku manajer tim Tech 3.

Poncharal menyadari tentang betapa pentingnya Checa sebagai salah satu pembalap berpengalaman di MotoGP.

"Selama 10 tahun karirnya di kelas primer, ia sudah mengendarai banyak motor berbeda dengan ban yang berbeda pula. Pengalaman inilah yang bisa membantu pengembangan kami, terutama bagi Dunlop," lanjutnya.

Kombinasi antara Checa dan Ellison dianggap sesuai karena merupakan campuran antara pembalap berpengalaman dan pembalap muda.

Ellison sebelumnya sudah memakai ban Dunlop saat bergabung bersama WCM pada 2005, sehingga ia sudah tahu tentang ban tersebut.

Lin Jarvis, selaku Managing Director Yamaha Motor Racing, juga turut berbahagia atas hal ini.

"Ini adalah keinginan kami untuk memiliki 4 pembalap di grid yang akan melanjutkan keikutsertaan dan dukungan yang diberikan Yamaha kepada MotoGP," ujar Jarvis.

Baginya, hal ini dapat membantu Yamaha dalam menjalankan bisnisnya sekaligus meningkatkan pemasaran dan daya tarik dalam penjualan produk motornya di seluruh dunia.

Checa akan menjalani pengalaman pertamanya dengan Yamaha YZR-M1 2006 dalam tes di Qatar yang berlangsung pada 5-7 Februari 2006.***

Sumber: https://www.crash.net/motogp/news/77011/1/checa-signs-for-tech-3-yamaha

Kamis, 30 Mei 2024

Pons Undur Diri dari MotoGP

Camel Honda Pons musim 2005 (Motorcycle News
Setelah 25 musim bertarung di kelas tertinggi ajang balap motor, Sito Pons sebagai pemilik tim Pons mengumumkan bahwa timnya tidak akan berpartisipasi dalam MotoGP musim 2006.

Dilansir dari Crash.net, penyebab dari hal ini adalah karena ketidakmampuan untuk mencari sponsor pengganti pasca ditinggal Camel yang merupakan sponsor mereka.

"Kami memiliki upaya untuk bertahan di MotoGP 2006 dengan dukungan HRC dan Honda Spanyol. Kami memang sudah menjalani tes pramusim di Valencia dan Malaysia untuk musim depan. Namun, pada akhirnya kami memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam ajang tersebut," ujar Pons dalam pernyataannya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada HRC dan Honda Spanyol atas dukungan dan bantuan mereka, serta kepada Carlos Checa dan Casey Stoner atas kepercayaan yang diberikan kepada timnya.

Checa sendiri masih harus mencari cara lain untuk bisa mendapatkan tempat di MotoGP musim 2006.

Sementara itu, masalah ini sudah disadari oleh Stoner yang pada akhirnya akan ikut ke tim LCR yang dipimpin oleh Lucio Cecchinello.

Pada awalnya, runner-up kelas 250cc tahun 2005 itu memiliki kesepakatan untuk membalap di MotoGP bersama LCR, sebelum akhirnya memilih Pons.

Namun, pengunduran diri tim Pons membuatnya akan membela LCR yang nantinya akan menggunakan Honda dan bukan Yamaha seperti pada pemberitaan awal.

"Honda Pons mengucapkan terima kasih kepada Japan Tobacco International (Camel) atas dukungannya selama 3 musim terakhir, kepada pembalap kami Alex Barros dan Troy Bayliss, HRC, Michelin, serta mitra kami lainnya yang sudah bekerjasama sejak musim 2005. Kami berharap bisa bekerja lagi di waktu mendatang," jelasnya.

Pons kini berusaha keras untuk bisa kembali ke MotoGP pada 2007, dengan harapan bisa bersaing lagi di papan atas dan meraih gelar juara dunia.

Meski ini menjadi keputusan yang sulit, tetapi semangat dan keinginan tim tidak akan berubah.***

Sumber: https://www.crash.net/motogp/news/76947/1/pons-pulls-out

Rabu, 29 Mei 2024

Sete Gibernau Hengkang ke Ducati?

Sete Gibernau dalam MotoGP musim 2005 (Motorcycle News)
Laporan dari media Spanyol menyebutkan bahwa pengunduran diri Telefonica Movistar dari MotoGP bisa membuat Sete Gibernau hengkang dari Honda ke Ducati.

Dilansir dari Crash.net, raksasa telekomunikasi dari Spanyol tersebut baru-baru ini kecewa usai kehilangan Dani Pedrosa yang memilih bergabung ke Repsol Honda untuk MotoGP musim 2006.

Padahal, mereka sudah menjadi sponsor sang pembalap sejak awal ia berkompetisi di ajang balap motor.

Kini, mereka mengutamakan dukungannya kepada pembalap F1 dari tim Renault yaitu Fernando Alonso.

Dukungan yang kuat tersebut diharapkan bisa membuatnya menjadi juara dunia F1 asal Spanyol pertama.

Gibernau sendiri terikat kontrak dengan Telefonica, sehingga untuk bisa bertahan bersama Gresini, ia perlu dukungan sponsor baru untuk tim tersebut supaya bisa bertahan bersama Honda.

Namun, dengan Nicky Hayden dan Pedrosa sudah bergabung bersama HRC pada 2006 dan nasib Max Biaggi sebagai pembalap pabrikan Honda saat itu masih belum jelas, tampaknya kontrak antara Gibernau dengan Honda urung terjadi.

Sementara itu, sponsor dari 2 tim Yamaha yaitu Altadis (Gauloises dan Fortuna), memiliki rencana untuk meninggalkan pabrikan tersebut.

Menurut kabar, Valentino Rossi berencana untuk tampil dalam tim baru dengan 1 pembalap di musim 2006 mendatang dengan memakai dukungan sponsor dari dirinya sendiri.

Jika hal ini terjadi, maka Altadis bisa saja mengalihkan dukungannya kepada Gresini, dimana mereka bisa menaruh pembalap Toni Elias yang saat itu bersama Fortuna Yamaha untuk diduetkan dengan pembalap Gresini saat itu yaitu Marco Melandri.

Ducati sendiri sudah memiliki rencana untuk merekrut Gibernau sejak akhir 2004 untuk diduetkan bersama Loris Capirossi.

Meski awalnya sempat gagal, Ducati kembali berusaha membujuk Gibernau dengan menawarkan uang sebesar 4 juta Euro.

Gibernau diketahui bisa memperoleh dukungan penuh dari pabrikan Italia dan pemasok ban mereka yaitu Bridgestone, dengan tetap mendapat gaji tinggi.

Jika ia masih bertahan di Honda tanpa dukungan Telefonica, banyak yang memperkirakan bahwa gajinya akan terjun bebas dan tidak mampu untuk kompetitif lagi, karena sudah tidak lagi mendapat dukungan penuh dari Honda.

Penampilan Gibernau pada musim 2005 ini berbanding jauh dibanding pada 2 musim sebelumnya, yang mana hal ini membuat masa depannya di MotoGP jadi tidak menentu pada musim depan.***

Sumber: https://www.crash.net/motogp/news/76407/1/gibernau-to-ducati

Selasa, 28 Mei 2024

Telefonica Berjuang Keras untuk Mempertahankan Dani Pedrosa

Dani Pedrosa pada musim 2005 (RTVE.es)
Pembalap 250cc asal Spanyol Dani Pedrosa dirumorkan akan bergabung bersama tim pabrikan Honda mulai MotoGP musim 2006 mendatang.

Menyadari hal ini, Telefonica Movistar sebagai sponsor sang pembalap berusaha keras untuk mempertahankannya hingga naik ke kelas MotoGP.

Dengan bergabung bersama tim pabrikan Honda, maka ia akan resmi meninggalkan Telefonica Movistar untuk berganti ke sponsor besar lainnya yaitu Repsol, perusahaan minyak dan gas dari Spanyol.

Dilansir dari Crash.net, terdapat beberapa kesepakatan yang menyebutkan tentang kerjasama sponsor antara Repsol dan Telefonica Movistar.

Kesepakatan tersebut selain bisa membuat salah satu tim Honda tanpa sponsor, juga dipicu oleh masalah yang dialami Sete Gibernau.

Gibernau adalah pesaing berat Valentino Rossi selama 2 musim, sehingga ia seharusnya bisa naik ke tim pabrikan Repsol Honda.

Sayangnya, ia masih bertahan di tim satelit Gresini karena tidak memiliki kemampuan untuk melepas hubungannya dengan Telefonica.

Pihak Honda memberi kesempatan dengan memberi motor pabrikan ketiga untuk Gibernau pada musim 2005 sebagai kesepakatan antara kedua sponsor.

Namun, kedua sponsor tersebut kini bertarung untuk mendapatkan Pedrosa, yang dianggap lebih menjual di Spanyol disbanding Gibernau dan bisa menjadi pesaing berat untuk Rossi.

Pada GP250 musim 2005 ini, Pedrosa membalap dengan tim yang disponsori Telefonica Movistar yang turut disponsori Repsol.

Namun, beragam perubahan bisa terjadi dimana Pedrosa dapat membalap untuk Repsol Honda atau Movistar Honda Gresini, yang didukung oleh pesaing Repsol yaitu Castrol.

Repsol memiliki peluang lebih tinggi jika dalam kontrak Pedrosa menyebutkan bahwa sang pembalap bisa membalap untuk tim pabrikan.

Honda Racing Corporation (HRC) juga ingin menawarkan Repsol untuk kembali ke masa jaya dengan kehadiran pembalap Spanyol.

Pembalap Spanyol yang terakhir kali membela Repsol Honda saat itu adalah Alex Criville pada 2001.

Meski begitu, Telefonica juga dapat memaksa Pedrosa untuk ditaruh di tim Gresini, karena berpasangan dengan Nicky Hayden sebagai pembalap utama Repsol Honda belum tentu menarik bagi pecinta balap.

Selain itu, Alberto Puig sebagai mentor Pedrosa juga dapat ditempatkan di Gresini dan bukan di HRC.

Banyak hal bisa terjadi, terutama terkait nasib pembalap tim Telefonica dan Repsol di MotoGP untuk musim 2006 mendatang.***

Sumber: https://www.crash.net/motogp/news/75956/1/telefonica-to-fight-for-pedrosa