Sabtu, 21 Desember 2024

12 Tahun Tragedi Kiamat 2012

Adegan film 2012 (Sony Pictures)
Hari ini menjadi peringatan 12 tahun berlalunya sebuah tragedi paling menghebohkan di dunia yaitu tragedi 2012.

Pada tanggal 21 Desember 2012, umat manusia dihebohkan dengan adanya "kiamat".

Masalah ini sudah menjadi perbincangan umum sejak beberapa tahun sebelumnya.

Tanggal tersebut diyakini sebagai akhir dunia oleh bangsa Maya, sebuah kelompok etnis yang berada di Amerika Tengah.

Dilansir dari usatoday.com, tanggal yang dimaksud mereka adalah akhir dari Kalender Hitung Panjang yang telah terjadi selama 5.125 tahun.

Disebutkan saat itu bahwa bumi dan matahari akan sejajar dengan galaksi Bimasakti.

Kejadian yang terjadi sekali dalam 26.000 tahun ini akan membuat energi bumi menjadi terganggu.

Fenomena tersebut cukup menarik perhatian publik, seperti munculnya buku-buku yang berhubungan dengan hal tersebut.

Salah satu yang paling terkenal tentu saja adalah film layar lebar tahun 2009 berjudul "2012".

Film karya sutradara asal Jerman yaitu Roland Emmerich ini menampilkan betapa mengerikannya kiamat yang terjadi pada tanggal tersebut.

Ini tentunya sempat menciptakan kepanikan di masyarakat, karena ada yang meyakini dan juga tidak.

Pada akhirnya, "kiamat" yang super besar di tanggal tersebut pun sama sekali tidak terjadi.

Kejadian tersebut memunculkan beberapa sebutan, salah satunya adalah Alumni 2012.

Dalam hal ini, mereka akan membuat pengakuan bahwa mereka menjadi orang yang selamat dari tragedi tersebut.

Mereka dapat menceritakan pengalaman luar biasa tersebut kepada anak, cucu, hingga keturunannya.

Cara menceritakannya tentu harus disampaikan dengan bombastis supaya keturunannya bisa mempercayai hal tersebut, walau peluang untuk dipercayanya jelas sangat kecil.

Meski telah selamat dari kejadian "kiamat", bukan berarti kehidupan ini tidak akan berakhir.

Tidak ada yang tahu kapan dunia ini akan berakhir, sehingga kita harus memanfaatkan apa yang dimiliki saat ini.

Akan sangat luar biasa apabila kita bisa menciptakan suatu pengalaman berkesan dan menarik dalam hidup yang bisa melebihi peristiwa "kiamat" tersebut.***

Sumber: https://web.archive.org/web/20080316220726/http://www.usatoday.com/tech/science/2007-03-27-maya-2012_N.htm

Jumat, 20 Desember 2024

Duet Spanyol di Fortuna Yamaha Tech 3

Ruben Xaus (global.yamaha-motor.com)
Fortuna Yamaha Tech 3 menghadirkan duet pembalap Spanyol untuk menghadapi MotoGP musim 2005.

Ruben Xaus, yang sebelumnya membalap untuk D'Antin Ducati pada musim 2004, resmi bergabung ke tim tersebut untuk menemani Toni Elias yang naik dari kelas 250cc.

Ia menjadi Rookie of the Year pada musim tersebut berkat penampilan yang mengesankan di musim sebelumnya.

Ia mengakhiri musim di posisi 11 klasemen dan sukses meraih podium perdananya di MotoGP dengan finis ketiga di Qatar.

Pertimbangan tersebutlah yang membuat manajer tim Herve Poncharal memilih Xaus sebagai pembalapnya.

"Setelah kami merekrut Toni Elias yang kembali membawa Fortuna dari kelas 250cc, kami juga sepakat dengan sponsor Altadis (produsen dan pemilik Fortuna) untuk merekrut Ruben," ujar Poncharal.

Dengan dukungan penuh dari Yamaha, ia optimis bahwa timnya bisa menghadapi musim dengan lebih baik.

"Pada musim kelima kami di MotoGP, kami berharap dapat mencapai tingkat kepercayaan diri yang diberikan Fortuna dan Altadis," lanjutnya.

Xaus dan Elias akan melakukan tes di sirkuit Sepang, Malaysia pada 22 Januari 2005 mendatang.***

Sumber diterjemahkan dari: https://www.roadracingworld.com/news/xaus-elias-to-ride-for-fortuna-yamaha-tech-3-in-2005-motogp-world-championship/

Kamis, 19 Desember 2024

Max Biaggi Reuni dengan Aprilia

Max Biaggi (Aprilia)
Aprilia, pabrikan asal Italia, memberikan kabar baik jelang balapan World Superbike musim 2009 ini.

Mereka sukses mendapatkan kembali pembalap asal Italia yaitu Max Biaggi.

Biaggi sendiri sudah menjalani 2 musim di World Superbike bersama Alstare Suzuki pada 2007 dan Sterilgarda Ducati pada 2008.

Ini menjadi reuni antara keduanya, mengingat kolaborasi yang sukses pada era 90an.

Pembalap berjuluk The Roman Emperor tersebut membela Aprilia sejak tahun 1991 hingga 1996.

Bersama pabrikan tersebut, ia meraih 3 gelar juara dunia di kelas 250cc sejak 1994 hingga 1996.

Selain itu, ia juga sukses mencetak 23 kemenangan dan 37 kali podium dalam balapan.

Dilansir dari mcnews.com.au, Leo Francesco Mercanti selaku Direktur Pengembangan Produk dan Kegiatan Olahraga Piaggio Group, bangga bisa membawa kembali Biaggi ke Aprilia.

"Max Biaggi adalah pembalap yang sudah menuliskan sejarah penting bagi Aprilia di dunia balap dengan gelar juara dunia dan dominasi di setiap musim," ujar Mercanti.

Berkat sang pembalap, Aprilia mampu bersaing di tingkat dunia dengan beberapa nama besar.

Setelah vakum pada akhir 2002, mereka memutuskan kembali ke World Superbike dengan motor RSV4.

"Bersama Biaggi, kami yakin bisa menghadapi tantangan baru sekaligus memanfaatkan kemampuan, keahlian dan keinginan kami untuk menang," lanjutnya.

Sejak 1992, Aprilia sudah memenangkan 31 gelar Grand Prix, 4 gelar Supermoto, 2 gelar kejuaraan Trial dan 8 kemenangan di World Superbike.***

Sumber: https://www.mcnews.com.au/biaggi-to-campaign-v-4-aprilia-in-2009-world-superbike-championship/

Rabu, 18 Desember 2024

James Ellison Tinggalkan Tech 3

James Ellison bersama Tech 3 Yamaha (global.yamaha-motor.com)

James Ellison, pembalap motor asal Inggris, resmi meninggalkan tim Tech 3 Yamaha yang ia bela di MotoGP musim 2006.

Pembalap berusia 26 tahun tersebut bergabung dari tim Blata WCM, yang ia bela pada 2005 lalu.

Bertandem dengan Carlos Checa, ia gagal menunjukkan performa terbaiknya sepanjang musim berjalan.

Ia berada di posisi 18 klasemen dan berbeda sepertiga poin dari Checa.

Dilansir dari Eurosport.com, kepala tim Tech 3 yaitu Herve Poncharal mengungkapkan alasan harus melepas Ellison dari tim.

"Saya harus memberitahu James bahwa sulit bagi kami untuk menawarkan kontrak di musim depan," ujar Poncharal.

Sang pembalap sulit untuk bisa bersaing di tengah, dengan hasil terbaiknya adalah finis di posisi 9 dalam balapan GP Catalunya.

Tech 3 diketahui sedang mengincar pembalap kelas 250cc yaitu Alex de Angelis, untuk menjadi rekan satu tim Checa.

Namun, Checa dikabarkan akan mencari tim lain untuk musim 2007 mendatang.

"Saya ingin bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Saya ingin punya kesempatan untuk menang balapan, dan hal itu sulit terwujud saat ini," ujar Checa.

Beberapa tim yang tertarik untuk memakai jasa pembalap Spanyol tersebut antara lain Kawasaki, D'Antin Ducati, Fortuna Honda Gresini dan tim baru Ilmor.***

Sumber diterjemahkan dari: https://www.eurosport.com/moto/ellison-out_sto968154/story.shtml

Selasa, 17 Desember 2024

Ducati Rekrut Casey Stoner

Casey Stoner bersama Ducati (motogp.com)
Ducati telah mengonfirmasi bahwa mereka merekrut pembalap muda asal Australia yaitu Casey Stoner untuk MotoGP musim 2007.

Ia direkrut dari Honda LCR untuk mendampingi Loris Capirossi sekaligus menggantikan posisi dari Sete Gibernau.

Dilansir dari Crash.net, ia mengaku sangat bahagia karena bisa bergabung dengan tim yang bernama resmi Ducati Marlboro Team tersebut.

"Ducati telah membuat peningkatan dalam beberapa tahun terakhir dan menurut saya mereka akan lebih baik dengan motor 800cc di musim berikutnya," ujar Stoner.

Ia juga merasa terhormat menjadi rekan untuk Capirossi, yang sudah malang melintang di dunia balap motor sejak lama.

Tidak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Lucio Cecchinello selaku manajer tim LCR yang sudah menemani sejak awal karirnya.

"Kami sudah bekerja sama dengan baik selama bertahun-tahun tetapi kemungkinan untuk membalap bersama pabrikan merupakan hal yang lebih baik bagi masa depan saya," lanjutnya.

Claudio Domenicalli, Managing Director dari Ducati Corse, turut memberikan ucapan selamat atas kehadiran Stoner di timnya.

"Stoner adalah pembalap yang sangat menjanjikan dengan bakat dan ambisi yang dimilikinya," ujar Domenicalli.

Ia optimis bahwa Stoner bisa mudah beradaptasi dengan motor GP7 dengan dukungan dari tim dan pengalaman dari Capirossi.

"Gaya balapnya yang berani dan menarik tentu saja sesuai dengan semangat Ducati. Ia bisa memberikan fans kami penampilan yang luar biasa," jelasnya.

Gibernau sendiri kemungkinan akan kesulitan untuk mendapatkan tempat di MotoGP musim 2007.

Hal ini dikarenakan tim yang tersedia saat ini hanyalah Kawasaki, Pramac D'Antin Ducati, Tech 3 Yamaha dan Ilmor.

Bergabung dari Honda Gresini yang dibela sejak 2003 hingga 2005, ia justru mengalami kesulitan untuk meraih podium dan seringkali mengalami cedera.

Ia baru-baru ini mengalami kecelakaan dalam balapan GP Portugal 2006 setelah dirinya terjatuh dan tubuhnya mengenai motor Stoner yang juga jatuh sebelumnya.

Ini menyebabkan dirinya kembali mengalami cedera dan terpaksa mengakhiri musim 2006 lebih awal.

Pada balapan terakhir MotoGP musim 2006 di Valencia, ia akan digantikan oleh juara dunia World Superbike musim tersebut yaitu Troy Bayliss.***

Sumber: https://www.crash.net/motogp/news/78243/1/official-stoner-joins-ducati

Senin, 16 Desember 2024

Makoto Tamada ke Tech 3 Yamaha

Makoto Tamada (Getty Images/Dennis Doyle)
Kehilangan tempat di Konica Minolta Honda, pembalap asal Jepang yaitu Makoto Tamada memutuskan bergabung ke Tech 3 Yamaha untuk MotoGP musim 2007.

Ia memulai debut di MotoGP sejak 2003 dengan podium perdananya diraih di GP Brasil 2003 dengan finis ketiga.

Pada tahun berikutnya, ia meraih 2 kali kemenangan di GP Brasil dan GP Jepang.

Pada 2005, ia hijrah ke Konica Minolta Honda sekaligus beralih dari ban Bridgestone dan Michelin.

Selama 2 musim, ia hanya mampu meraih 1 kali podium yang diperoleh di GP Jepang 2005.

Dilansir dari crash.net, ia mengaku senang bisa bergabung dengan timnya tersebut, meski harus berganti lagi ke ban Dunlop.

Ia sebelumnya menggunakan ban asal Inggris tersebut dalam ajang Japanese Superbike Championship.

"Saya sangat tertarik dengan tantangan yang diberikan Tech 3 Yamaha. Tim tersebut mampu memberikan performa terbaiknya lewat Carlos Checa, ketika ia bersaing dengan saya di GP Portugal 2006," ujar Tamada.

Herve Poncharal, kepala tim Tech 3 Yamaha, dan Dunlop mengaku tertarik dengan pengalaman yang diperoleh Tamada saat menggunakan ban Bridgestone.

"Kami sangat bahagia dengan kehadiran Makoto Tamada. Ia pembalap luar biasa yang bisa meraih kemenangan di 2 balapan dan 5 podium di MotoGP. Kami yakin bahwa ia bisa membuat Dunlop semakin kompetitif, apalagi dengan motor baru 800cc yang didukung penuh oleh pabrikan Yamaha," ujar Poncharal.

Tech 3 Yamaha tampaknya akan menjadi satu-satunya pengguna Dunlop di musim 2007, setelah Pramac D'Antin Ducati mengumumkan akan pindah ke ban Bridgestone.

Kehadiran Tamada sangat penting sebagai pengganti pembalap mereka sebelumnya yaitu Carlos Checa, yang memutuskan pindah ke Honda LCR pada 2007.

Posisi yang ditinggalkan Tamada di Konica Minolta Honda akan diisi pembalap Kawasaki yaitu Shinya Nakano.***

Sumber diterjemahkan dari: https://www.crash.net/motogp/news/78268/1/tamada-joins-tech-3-yamaha-dunlop-stays

Minggu, 15 Desember 2024

Luis D'Antin Mundur dari Alice Team

Luis D'Antin (MotoGP)
Kepala tim balap MotoGP Alice Team yaitu Luis D'Antin, telah mengumumkan pengunduran dirinya jelang balapan GP Jerman musim 2008.

Kepastian tersebut diketahui dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh tim tersebut.

"Alice Team menyatakan bahwa mulai balapan di Sachsenring (GP Jerman), Luis D'Antin telah mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi kepala tim," tulis pihak tim seperti dilansir Crash.net.

Pihak tim telah menunjuk beberapa orang kepercayaan untuk menjalankan tim tersebut hingga akhir musim.

"Jabatan Direktur Teknis untuk tim kini dipercayakan oleh Fabiano Sterlacchini, sementara manajemen logistik berada di bawah tanggung jawab dari Felix Rodrigue," lanjut mereka.

D'Antin sebelumnya merupakan mantan pembalap GP250 yang kemudian membentuk timnya sendiri.

Timnya sudah masuk ke kelas utama sejak tahun 1999 dengan menggunakan motor Yamaha.

Ia berhasil meraih sukses dimana pembalapnya yaitu Norick Abe, memenangkan balapan di musim 1999 dan 2000.

Setelah itu, tim tersebut beralih ke motor Ducati mulai tahun 2004.

Hasil terbaik tim Ducati D'Antin di tahun tersebut adalah ketika Ruben Xaus finis di posisi 3 dalam balapan GP Qatar.

Tim tersebut mendapatkan Pramac sebagai sponsornya dan menjadi bagian dari Pramac Group yang didirikan oleh Paolo Campinotti.

Alex Barros mengukir sejarah bagi Pramac dan D'Antin dengan finis ketiga di balapan GP Italia 2007.

Pada musim 2008, D'Antin berganti nama menjadi Alice Team, yang merupakan nama perusahaan telekomunikasi milik Telecom Italia.

Kesepakatan sponsor antara Alice dengan Pramac berlaku hingga musim 2009.

Pramac sendiri tetap berada di tim tersebut, hanya saja posisinya menjadi sponsor pendukung.

Mereka mengandalkan 2 pembalap berbakat yaitu Toni Elias yang direkrut dari Gresini dan Sylvain Guintoli yang sebelumnya membela Yamaha Tech 3.***

Sumber: https://www.crash.net/motogp/news/80939/1/dantin-resigns-from-motogp-team