Rabu, 07 Februari 2024

Mandra Luncurkan Sinetron "Jadi Pocong"

Title Card Sinetron "Jadi Pocong" (Viandra Productions)

Mandra, pemain sinetron yang belakangan itu juga memproduksi sinetron bernuansa Betawi, baru-baru ini menyiapkan sinetron dengan genre komedi-misteri.

Dilansir situs Suara Merdeka, sinetron tersebut diberi judul "Jadi Pocong" yang saat itu akan tayang pada 12 Juni 2002 pukul 19:00 WIB di stasiun TV Indosiar.

''Meski merupakan sinetron misteri, tetapi tidak akan ada adegan yang terlalu menyeramkan atau menjijikkan,'' tutur Mandra kepada wartawan di Barbados Cafe, pada 11 Juni 2002.

Pemilik rumah produksi Viandra Productions itu mengatakan bahwa ide cerita dari sinetron tersebut berasal dari dirinya.

''Cerita soal pocong dan sebangsanya kan sejak zaman saya ngaji juga sudah ada. Inspirasinya dari situ aja, enggak dari mana-mana. Enggak ikutan film siapa-siapa juga. Repot bila saya bikin sinetron lalu disebut mirip punya orang, terus saya mesti bikin sinetron yang seperti apa?'' ujar Mandra yang menyebut bahwa sinetronnya mirip seperti film yang dibintangi oleh (Alm.) Benyamin S.

Terlepas dari mirip atau tidak, sinetron tersebut memang diperuntukkan sebagai upaya untuk memberi hiburan ringan dengan cerita yang mudah dicerna dan dengan balutan komedi.

Selain dibintangi oleh Mandra, sinetron ini juga didukung oleh Meggy Z, Yati Surachman, Eddies Adelia, Achul Wiraperwata, Benny Ruswandi, dan Hendra Cipta.

''Karena memang hanya dimaksud untuk menghibur ya menonton sinetron ini tidak harus berpikir,'' jelas Mandra.

Sinetron ini disutradarai oleh Walmer Sitohang dengan jumlah 13 episode, dimana terdiri atas 60% komedi dan 40% misteri.

''Misteri tidak ditampilkan secara fisik, tetapi hanya pada suasana,'' jelas Walmer.

Kisah sinetron ini mengenai seorang tukang gali kubur bernama Husen (Mandra) yang lupa melepaskan tali kafan dari mayat Mumun (Eddies Adelia) yang meninggal karena kecelakaan.

Gara-gara hal tersebut, mayat Mumun pun bangkit dan berubah menjadi pocong yang menggegerkan satu kampung.

Sejumlah warga mengaku melihat Pocong Mumun menangis dan meminta tolong supaya kain kafannya tersebut segera dibuka.

Meski begitu, ada beberapa yang tidak mempercayai hal tersebut, seperti orang tua Mumun yaitu Jamil (Meggy Z) dan Rokayah (Yati Surachman), serta Juned (Achul Wiraperwata) yang merupakan kekasih Mumun.***

Sumber: https://web.archive.org/web/20050109111124/http://www.suaramerdeka.com/harian/0206/12/bud3.htm

Selasa, 06 Februari 2024

Mengenal Filosofi, Visi, dan Kode Etik dari Convenience Store Lawson

Pegawai Convenience Store Lawson di Indonesia (Lawson Station Indonesia)

Masyarakat tentunya tidak asing dengan nama Lawson, sebuah convenience store asal Jepang yang cukup menjadi andalan di Indonesia.

Berbeda dengan minimarket biasa, Lawson memberikan sensasi lain dengan menggabungkan belanja kebutuhan sehari-hari dengan kegiatan bersantai.

Pengunjung dapat menikmati sajian makanan dan minuman khas Jepang yang tentunya sangat menggugah selera.

Belum lagi beberapa fasilitas-fasilitas lainnya yang membuat pengunjung merasa nyaman dan bisa mendapatkan pelayanan berkualitas.

Semua hal tersebut sejalan dengan filosofi perusahaan, visi, hingga kode etik yang disebut sebagai Lawson's Way.

Dilansir dari situs resminya, Lawson memiliki filosofi yaitu menciptakan kebahagiaan dan keharmonisan yang terjalin di masyarakat.

Mereka ingin masyarakat merasakan kebahagiaan dan kenyamanan dalam berbelanja beragam kebutuhan serta mendapatkan produk berkualitas dengan harga yang bersaing.

Visi dari perusahaan adalah ingin mencapai sesuatu yang diinginkan, sebagai bagian yang dapat membantu dalam mewujudkan filosofi perusahaan.

Mereka memiliki visi yaitu menjadi pusat dari keserasian di masyarakat, dimana dengan produk berkualitas dan pelayanan terbaik, maka pengunjung bisa percaya dengan merek Lawson untuk menjadi andalan di masyarakat.

Untuk menghubungkan filosofi dan visi yang diinginkan, Lawson memiliki kode etik yang bertujuan dalam membentuk cara perusahaan dalam melayani masyarakat.

Kode etik tersebut diberi nama Lawson's Way, yang terdiri dari 5 aspek berikut ini:

1. Menghadirkan gerai yang penuh dengan senyuman
Dalam hal ini, Lawson berupaya membuka gerai mereka di tempat-tempat yang terjangkau dan dekat dengan masyarakat. Para pegawai pun dilatih untuk memberikan pelayanan terbaik, dan selalu memberikan senyuman sebagai tanda apresiasi dan keramahan terhadap pelanggan.

2. Menuangkan ide untuk mengambil tindakan
Untuk membuat sebuah perusahaan bisa terus berkembang dan maju, perlu ada ide-ide menarik dan baru sebagai cara dalam menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman yang terus berubah. Lawson sangat terbuka terhadap segala ide dari berbagai lapisan masyarakat hingga pegawai, dimana setiap ide dapat dituangkan untuk dijadikan suatu tindakan yang dapat meningkatkan kualitas gerai, pelayanan, hingga perusahaan itu sendiri.

3. Menikmati tantangan
Sebuah perusahaan tentu saja menjalani berbagai perjalanan hingga tantangan yang harus dihadapi. Baik perusahaan maupun pegawai itu sendiri harus menikmati segala tantangan yang ada dengan cara terbaik, supaya bisa bertahan dalam persaingan masa kini yang semakin ketat. Jangan anggap tantangan sebagai sebuah beban, melainkan sebagai sesuatu yang harus dinikmati dan disukai.

4. Menghargai sesama untuk menjadi satu
Perusahaan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dan menghargai orang-orang yang terlibat di dalamnya. Dalam hal ini, perusahaan harus menghargai jasa pegawainya yang telah berjuang keras untuk memperoleh hasil terbaik. Selain itu, pegawai juga harus menghargai masyarakat dengan cara menerima kritik dan saran yang diberikan terhadap pelayanan hingga sistem penjualan produk.

5. Melakukan tindakan baik
Untuk membuat perusahaan terus bertumbuh, perlu adanya tindakan baik yang dilakukan oleh semua pihak. Perusahaan perlu memberi penghargaan hingga tunjangan kepada pegawai dan memberikan produk yang berkualitas tinggi. Pegawai harus berkomitmen untuk melayani pelanggan setulus hati serta menerima segala masukan. Pelanggan juga harus terlibat dalam memberi masukan serta turut memajukan perusahaan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.

Dengan segala hal tersebut, Lawson berupaya untuk menjadi pemain terdepan dalam bidang convenience store yang dekat dengan masyarakat.

Mereka berharap untuk selalu memberikan produk berkualitas dengan harga bersaing, pelayanan terbaik dari gerai, hingga menciptakan kebahagiaan di masyarakat.

Dengan itu, masyarakat bisa semakin percaya dengan kemampuan dan keahlian Lawson dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari.***

Sumber: https://www.lawson.jp/en/about/mission/

Senin, 05 Februari 2024

Sebastian Porto Lanjutkan Kelas 250cc Musim 2003 Bersama Honda

Sebastian Porto pada musim 2003 (Bridgeman Images)

Pembalap motor asal Argentina yaitu Sebastian Porto, mencapai kesepakatan untuk bergabung bersama tim Honda pimpinan Alberto Puig untuk musim 2003 mendatang.

Pembalap yang berlaga pada kelas 250cc ini sebelumnya meraih peringkat 5 klasemen pada musim 2002 dengan motor Yamaha.

Bersama tim Petronas Sprinta Yamaha TVK, saat itu ia sukses meraih 5 kali podium dan 1 kali kemenangan di GP Brazil.

Hasil tersebut tentunya menarik minat Alberto Puig, yang merasa yakin dengan kemampuan sang pembalap.

''Saya selalu menuntut kinerja sebanyak 101% dan Saya sangat termotivasi untuk bekerja dengan pembalap berpengalaman,'' ujar Puig.

Ia juga mengaku sangat terkesan dengan performa yang diberikan sang pembalap pada musim 2002.

''Ia sangat kuat dalam urusan konsentrasi membalap. Hal itu bisa dilihat dari kemampuannya dengan motor yang tidak sesuai standarnya,'' lanjutnya.

Paco Sanchez, pihak yang mewakili Porto, menjadi orang yang terlibat dalam kesepakatan tersebut.

Motor yang akan digunakan oleh sang pembalap adalah Honda RSW 250 dengan dukungan penuh dari pabrikan HRC.

Selain Porto, pembalap lainnya yaitu Roberto Rolfo juga turut mendapat dukungan penuh pabrikan pada 2003 mendatang.

Para mekanik dari tim yang diasuh Puig akan menuju ke Jepang pada pertengahan Desember 2002 mendatang untuk mempelajari tentang motor baru tersebut.

''Saya sudah berjanji kepada Sebas (Sebastian Porto) bahwa pekerjaannya akan lebih berat dari sebelumnya. Seluruh tim, mulai dari pelatih fisik hingga telemetris, dipersiapkan untuk bekerja dengannya,'' jelasnya.

Dengan mengembangkan motor baru yang didukung pembalap berpengalaman, ia yakin dapat bersaing untuk meraih gelar juara 250cc musim 2003.***

Sumber diterjemahkan dari: https://espndeportes.espn.com/deportemotor/noticias/portohonda20021129.html

Minggu, 04 Februari 2024

Sebastian Porto dan Shuhei Aoyama bersama Repsol Honda Team 250 di Musim 2006

Sebastian Porto pada musim 2006 (Jose Luis Roca via Getty Images

Repsol Honda telah mengumumkan pembalap mereka untuk MotoGP musim 2006 yaitu Dani Pedrosa dan Nicky Hayden.

Tidak hanya berkompetisi di MotoGP, tim tersebut juga akan hadir di kelas 250cc dengan nama Repsol Honda Team 250 di bawah naungan Alberto Puig.

Tim tersebut sebelumnya berkompetisi di bawah nama Telefonica MoviStar Honda dengan Pedrosa dan Hiroshi Aoyama sebagai pembalapnya.

Kini, tim menggaet pembalap baru untuk menggantikan Pedrosa yang naik kelas dan Aoyama yang hijrah ke tim KTM.

Pembalap Argentina Sebastian Porto dan pembalap Jepang Shuhei Aoyama (adik Hiroshi) menjadi yang terpilih untuk membalap bersama Repsol Honda Team 250.

Porto sendiri sebelumnya pernah membela tim yang sama pada musim 2003 di bawah nama Telefonica MoviStar.

Shuhei pernah tampil sebagai wild card di GP Jepang 2004 dan sukses finis di posisi 8, dan musim 2006 ini ia akan tampil secara penuh dalam semusim.

Dilansir situs El Mundo, pemilihan kedua pembalap tersebut merupakan hasil kesepakatan dari Honda Motor Company, Repsol YPF, dan Puig.

Selain itu, masuknya pembalap Jepang menjadi batu loncatan yang diperoleh lewat program Honda bernama Honda Racing Scholarship Program.

Program tersebut memfasilitasi pembalap muda Jepang di kejuaraan balap motor dunia, yang melahirkan beberapa bakat sukses seperti Yuki Takahashi yang berlaga di ajang 250cc musim 2005.

Dengan kehadiran kedua pembalap baru tersebut, diharapkan bahwa tim mampu mempertahankan kesuksesan seperti pada musim 2005.

Repsol Honda Team 250 akan memulai latihan pramusim mereka pada akhir Januari, yang berlangsung di Circuit de Catalunya.***

Sumber diterjemahkan dari: https://www.elmundo.es/elmundodeporte/2005/12/22/motor/1135271297.html

Sabtu, 03 Februari 2024

Fortuna Aprilia Bersiap untuk Kelas 250cc Musim 2006

Peluncuran tim Fortuna Aprilia di tahun 2006 (motogp.com)

Musim balap 2006 secara resmi dimulai bagi tim balap Fortuna Aprilia Team untuk kelas 250cc.

Peluncuran tim yang berlangsung di Palma de Mallorca ini turut menghadirkan kedua pembalapnya, Jorge Lorenzo dan Hector Barbera, yang akan menggunakan motor Aprilia RSW 250.

Direktur tim Dani Amatriain mengaku optimis bahwa proyek bagi timnya ini akan mendatangkan kesuksesan.

''Ini hari yang penting karena kami mempersembahkan proyek baru, dimana tim kami secara resmi menjadi tim pabrikan resmi Aprilia. Ini akan membuat kami lebih kompetitif dan memiliki peluang untuk meraih gelar,'' ujar Amatriain seperti dikutip Duerote.it.

Ia berterimakasih atas dukungan produk rokok Fortuna dan perusahaan jam Lotus atas dukungan yang diberikan dalam proyek, sehingga timnya bisa menjadi salah satu yang kompetitif di musim tersebut.

Jorge Lorenzo juga mengaku bahwa dirinya sangat difavoritkan untuk meraih gelar 250cc musim 2006.

''Sayangnya, prediksi tidak akan berguna jika anda tidak menghasilkan nilai bermakna dari hari ke hari. Saya akan mempersiapkan diri dan melihat pesaing saya di balapan. Saat ini, saya ingin percaya terhadap diri saya sendiri dan mencoba menjadi yang tercepat,'' ujar Lorenzo.

Bersama tim saat ini, ia akan memberikan yang terbaik di setiap balapan untuk mengejar gelar juara dunia yang diinginkannya.

Tujuan yang sama juga disampaikan oleh rekan satu timnya yaitu Hector Barbera.

''Tujuan saya adalah menjadi juara dunia. Saya sangat percaya diri dan tidak sabar untuk melihat perkembangan dari hari ke hari,'' ujar Barbera.

Dukungan penuh dari Aprilia sangat penting untuk membuat pabrikan tersebut meraih kembali gelar 250cc yang beberapa tahun terakhir dikuasai Honda.***

Sumber diterjemahkan dari: https://www.dueruote.it/sport/motogp/2006/02/24/presentazioneteam-aprilia-fortuna.html 

Jumat, 02 Februari 2024

Konflik Cinta dalam Sinetron "Cintanya Cinta"

Promo Sinetron Cintanya Cinta (YouTube Widiajie Nostalgia)

Pada tanggal 3 September 2001 yang lalu, SCTV menayangkan sinetron dengan judul "Cintanya Cinta" yang diangkat dari novel karya Mira W. berjudul Cinta Menyapa dalam Badai.

Sinetron yang diproduksi oleh Prima Entertainment ini disutradarai oleh Herli Wahyono, dengan naskah dari Putu Wijaya, dan dibintangi oleh deretan bintang ternama seperti Cornelia Agatha, Dede Yusuf, Ari Sihasale, Dien Novita, serta Rudy Salam.

Dilansir Suaramerdeka.com, sinetron ini mengisahkan tentang seorang dokter muda yang simpatik, lembut, dan baik hati bernama Ryanto (Dede Yusuf).

Ia sangat dekat dengan para pasiennya dan tak segan keluar masuk kamar isolasi penderita penyakit berat seperti kanker maupun AIDS.

Pengabdiannya tersebut membuat dirinya disukai oleh pasiennya yang kebanyakan merupakan anak-anak.

Sayangnya, ia sendiri belum menikah meski sudah berumur 35 tahun, dengan alasan belum ada satupun wanita yang membuat hatinya bergetar.

Ibunya pun turut khawatir dengan nasib putranya tersebut, tetapi semua berubah kala seorang gadis bernama Anggun (Cornelia Agatha) berhasil membuat Ryanto terhipnotis.

Pada suatu malam, Ryanto secara tidak sengaja melihat Anggun bertengkar hebat dengan kekasihnya yang bernama Yudha (Ari Sihasale).

Ia pun berusaha untuk menolong Anggun, walau pada akhirnya harus babak belur karena diserang oleh Yudha.

Anggun sendiri sangat mencintai Yudha, meski dirinya sendiri juga menyadari bahwa kekasihnya itu memiliki sifat yang sangat kasar.

Meski seringkali bertengkar, Anggun tetap saja sulit meninggalkan Yudha dengan kepribadiannya yang liar, emosional, dan penuh kejutan.

Sifat Yudha tersebut bertolak belakang dengan Ryanto, yang merupakan seorang pria yang sabar dan penuh pengertian.

Karena hal itu, Anggun merasa tertarik dengan kebaikan dan ketulusan Ryanto, yang sukses memancing simpatinya.

Sayangnya, ia tidak bisa mencintai Ryanto, dikarenakan sosok Yudha yang terus-menerus ada di dalam hatinya.

Beberapa waktu kemudian, Yudha pun menghilang dan hal itu menjadi peluang bagi Ryanto untuk bisa mendekati Anggun.

Ryanto dan Anggun pun menjadi akrab dan merasa bahwa ia telah mendapat cinta yang telah dinantikannya, bahkan ia pun berani memperkenalkan Anggun kepada ibunya.

Anggun pun menyadari bahwa dirinya sudah masuk terlalu dalam dan khawatir akan mengecewakan Ryanto yang sangat mencintainya.

Kebahagiaan keduanya mulai terganggu lagi kala Yudha kembali dan menyebabkan impian Ryanto menjadi buyar.

Anggun hanya bisa pasrah untuk menerima kembali Yudha sebagai kekasihnya, hingga kemudian hubungan mereka berbuah dengan kehamilan.

Alih-alih bertanggung jawab, Yudha malah lari dari tanggung jawab dan meninggalkan Anggun begitu saja.

Ryanto pun hadir kembali untuk menolong Anggun dan mereka pun memutuskan untuk menjalin kehidupan bersama lewat pernikahan, bahkan ia mau menerima anak yang dikandung Anggun tersebut.

Cobaan besar pun dialami oleh Ryanto, ketika secara tidak disangka ia tertular penyakit AIDS dari salah satu pasiennya.***

Sumber: https://web.archive.org/web/20020113154143/http://suaramerdeka.com/harian/0109/04/bud4.htm

Kamis, 01 Februari 2024

Misi untuk Tahun Ini

Setiap orang menghadapi segala tantangan yang ada dengan memasang target untuk dicapai. Mereka memiliki misi yang harus dipenuhi untuk bisa meraih apa yang diinginkannya.

Hal sama juga berlaku kepada saya. Saya memiliki sebuah misi yang harus dicapai untuk tahun ini.

Sejujurnya banyak sekali yang ingin dicapai, tetapi saya juga memahami bahwa terkadang saya seringkali mengabaikan dan melupakan hal-hal penting, sehingga pada akhirnya banyak hal yang sudah saya inginkan menjadi tidak tercapai.

Sebuah misi saya untuk tahun ini adalah memenuhi blog ini dalam rentang waktu tahun 2024.

Seperti yang sudah diketahui, 2024 adalah tahun istimewa dimana tanggal 29 Februari akan hadir di dalamnya. Karena itu, 2024 akan berlangsung dalam waktu 366 hari.

Apakah ada hubungannya antara tahun 2024 dengan misi yang ingin saya jalankan?

Ya. Saya ingin mengisi blog ini dengan jumlah postingan berjumlah 366, melambangkan seluruh hari di yang ada di tahun 2024.

Tidak lebih dan tidak kurang. 366 postingan dalam 366 hari. Tepat.

Cara mencapainya sebenarnya sangat mudah dan saya yakin kalian sudah tahu bagaimana saya akan melakukannya. Tetapi saya menghadapi hambatan untuk mencapainya.

Kesibukan? Kelihatannya seperti itu. Kelihatannya saya memiliki banyak kesibukan yang membuat saya akan kesulitan untuk memberikan waktu luang untuk menulis.

Namun, bukan itu yang menjadi masalahnya. Masalah yang saya hadapi adalah tentang bagaimana cara membagi waktu dan masalah pribadi sebagai masalah klasik yang masih dialami hingga kini.

Rasa malas dan motivasi yang minim menjadi musuh paling buruk yang harus saya hadapi. Saya benar-benar sulit sembuh dari kedua hal tersebut.

Apapun yang terjadi, semua kembali kepada diri saya sendiri. Saya adalah pembuat keputusan dan saya juga yang harus mewujudkan keinginan tersebut.

Misi tersebut sebenarnya mudah, hanya saja perlu didukung motivasi yang tinggi untuk memperolehnya.

Kalian akan melihat blog ini dengan postingan yang beragam, karena misi saya adalah mengejar kuantitas.

Bagaimana dengan kualitas? Saya tidak berpikir terlalu jauh dan berharap terlalu tinggi tentang itu. Namun, saya terbuka atas segala komentar dari siapapun. Itupun jika ada orang yang menyadari kehadiran blog saya ini.

Pada akhirnya saya hanya bisa mengatakan kepada diri saya sendiri: Selamat Menjalankan Misi!