Kamis, 07 September 2023

Peta Daring

Aku sangat ingin untuk bisa kemana saja

Aku ingin sekali untuk mengunjungi segala tempat

Tetapi aku tahu bahwa saat ini aku masih menghadapi kesulitan

Masalah utama jelas terletak pada uang

Aku membutuhkan waktu untuk bisa mengumpulkannya

Mungkin butuh bertahun-tahun untuk bisa mewujudkannya

Apakah ini berarti aku tidak bisa kemana saja?

Tentu saja aku masih bisa untuk melakukannya

Sudah jelas aku melakukannya dengan caraku sendiri

Inilah keuntungan dari perkembangan teknologi saat ini

Peta daring menjadi cara untuk bisa mewujudkan impian

Ini sudah seperti mainan yang selalu aku nikmati setiap hari

Aku bisa kemana saja dan melihat berbagai tempat

Tetapi aku mengerti bahwa peta daring hanya sebuah contoh

Aku tetap membutuhkan sesuatu yang nyata

Melihat dengan mata secara langsung akan menjadi anugerah

Suatu hari aku akan bisa melihatnya tanpa harus memimpikannya lagi

Rabu, 06 September 2023

Apakah Aku Masih Mengingatnya?

Kejadian ini berlangsung beberapa hari yang lalu

Seseorang datang ke rumahku

Menawarkan sesuatu yang cukup menarik

Orang tersebut justru mencuri perhatianku

Kurasa aku seperti mengingatnya

Kita seperti pernah bertemu di masa yang lalu

Tampaknya aku masih mengingat wajahnya

Lebih gilanya adalah aku juga masih tahu namanya

Namun aku tidak melakukan apa-apa

Aku bertindak seperti aku tidak mengenalnya

Orang akan berpikir bahwa aku ini sombong

Padahal sebenarnya aku hanya mengalami keraguan

Aku tidak yakin meski sebenarnya juga merasa yakin

Ketika dia pergi pun aku tidak berkata apapun

Ini membuat diriku bertanya-tanya

Benarkah dia adalah orang yang pernah kukenal di masa lalu?

Apakah aku masih mengingatnya?

Selasa, 05 September 2023

Simpan untuk Sendiri

Kadang aku berharap bisa diperhatikan
Untuk itu aku melakukan segala cara
Supaya orang benar-benar melihat
Segala pekerjaan yang telah kulakukan

Tetapi beberapa hal justru aku sesali
Meski pada awalnya aku ingin sekali
Ternyata hasilnya tidak seperti harapan
Sehingga semua tampak sia-sia saja

Tanpa sadar aku membuka diriku
Membiarkan mereka tahu kelemahanku
Memanfaatkannya untuk melemahkanku
Itu benar-benar tidak nyaman bagiku

Kurasa lebih baik untuk tidak membukanya
Simpan untuk sendiri rasanya lebih berguna
Aku tidak bisa terus memaksa begini
Karena bisa saja membahayakan diri

Senin, 04 September 2023

Terjadwal

Ilustrasi Orang Menulis di Laptop (Sumber: Canva Studio via Pexels)

Ketika saya tidak memiliki kegiatan, menulis bisa menjadi sarana untuk mencurahkan tentang apapun yang sedang terjadi. 

Harus diakui saya masih kesulitan untuk bisa membagi waktu, karena masih ada hal lain yang perlu saya lakukan dan tidak hanya menulis saja.

Saya hanya menulis apabila memang benar-benar mendapat ide atau diminta oleh seseorang/pihak tertentu untuk melakukannya.

Karena masalah itulah, ada beberapa momen dimana saya absen menulis dalam sehari, meski keinginan saya adalah untuk menulis setiap hari.

Semua itu memang tidak mudah, karena saya mengerti bahwa tidak banyak orang yang cukup memperhatikan apa yang saya tulis.

Saya juga masih menghadapi masalah baik dari penulisan judul hingga gaya penulisan yang masih terkesan kacau dan mengulang-ulang.

Masalah fisik dan mental pun juga masih melanda, sehingga motivasi dan keinginan untuk bisa menulis pun terasa begitu sulit.

Namun, semua itu bukan berarti saya akan menghentikannya, karena saya harus bisa untuk melakukan sesuatu yang dapat menjadi sarana untuk bertahan.

Fitur saat ini cukup mendukung penulis seperti saya untuk tetap aktif, dengan membuat stok tulisan banyak untuk dijadwalkan terbit pada hari, tanggal, dan jam tertentu.

Fitur ini memudahkan bagi saya dan cukup memberikan sesuatu yang teratur dan jelas, dan tentunya dapat mengubah isi sebelum tanggal yang terjadwal tiba.

Tulisan ini bisa menjadi bagian awal dari penjadwalan yang telah saya lakukan, dan saya berharap bisa selalu aktif dan memberikan apapun untuk semua.

Ini adalah tulisan yang dibuat secara tiba-tiba dan minim perbaikan, sehingga sudah jelas jika masih terdapat masalah yang bisa ditemui disini.

Minggu, 03 September 2023

Sinetron "Harga Diri", Kolaborasi Ari Wibowo dan Lulu Tobing yang Paling Dicari

Opening Sinetron Harga Diri (Sumber: Akun YouTube widiajie nostalgia)

Sinetron sudah jelas menjadi tontonan yang sering menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia dan seringkali merajai peringkat teratas di rating televisi.

Beberapa faktor seperti pemilihan pemain hingga cerita yang kuat dan dekat dengan penonton menjadi alasan mengapa sinetron masih disukai hingga kini.

Banyak yang berpendapat jika sinetron zaman dahulu lebih baik dalam berbagai aspek dibandingkan sinetron saat ini, dan sinetron berjudul "Harga Diri" ini dapat dimasukkan sebagai salah satunya.

"Harga Diri" merupakan sinetron yang ditayangkan sekitar tahun 2000 hingga 2002 dan dikabarkan memiliki dua musim.

Pemain utama pun bukanlah main-main yaitu Ari Wibowo dan Lulu Tobing, dimana keduanya sempat dipasangkan di sinetron "Tersanjung" musim 1-2 dan kemudian dipertemukan lagi dalam sinetron "Dia" pada tahun 2003.

Ari Wibowo dan Lulu Tobing dapat disebut pasangan sinetron yang sangat disukai oleh para penonton sinetron pada masa itu, dan jika dibandingkan dengan masa kini maka akan seperti Arya Saloka dan Amanda Manopo dalam "Ikatan Cinta".

Selain kedua bintang tersebut, sinetron ini juga diperkuat beberapa nama besar seperti Adjie Pangestu, Cut Keke, Roy Marten, dan Leily Sagita.

Sinetron tersebut menggunakan lagu tema yaitu "Cinta Selembut Awan" dari Katon Bagaskara yang cukup mendukung inti cerita yang ditampilkan.

Dikutip dari situs primafilm.com (via archive.org), sinetron ini menceritakan tentang konflik antar keluarga, masalah percintaan, hingga perebutan harta sekitar tokoh Bintang (Ari Wibowo) dan Putri (Lulu Tobing).

Dalam konflik tersebut, muncul sosok Anton (Adjie Pangestu) yang berinisiatif untuk membantu keluarga Bintang dalam menghadapi masalahnya, meski ternyata ia juga menyimpan sebuah rencana tersendiri demi keuntungannya.

Secara cerita memang cukup standar dan dianggap umum layaknya sinetron sejenis, tetapi ada beberapa aspek yang mungkin bisa dinilai dan dibandingkan dengan sinetron saat ini.

Hanya saja, terdapat kendala yang dihadapi oleh orang-orang yang ingin menyaksikan sinetron ini, yaitu masalah akses.

Berbeda dengan "Tersanjung" dan "Dia" yang diunggah langsung oleh rumah produksi di channel mereka, "Harga Diri" justru tidak diketahui nasibnya apakah masih dimiliki oleh pihak stasiun TV atau pihak lain.

Hal ini mengingat Prima Entertainment, rumah produksi yang membuat sinetron tersebut, kini sudah tutup dan tidak diketahui lagi nasib dari tayangannya.

Beberapa judul dari rumah produksi tersebut memang tersedia, meskipun tidak penuh. Namun, masih banyak judul lain yang belum diketahui keberadaannya.

Dengan nasib yang tidak diketahui tersebut, tentu saja sinetron ini menjadi satu tayangan yang paling dicari oleh beberapa penggemar sinetron pada masa itu.

Tentunya, mereka berharap supaya ada pihak tertentu yang masih memegang tayangan sinetron tersebut sehingga bisa menjadi sarana untuk bernostalgia.***

Sumber:
  • https://www.youtube.com/watch?v=fcPnMauQKw0 (opening)
  • https://web.archive.org/web/20041108215808/http://www.primafilm.com/film/sinopsis.php?id=186 (sinopsis)
  • https://www.youtube.com/watch?v=VYlOR5w7itQ (mulai 01:16:31)
  • https://www.youtube.com/watch?v=kjJe2bZVDWM (iklan)
  • https://www.bilibili.tv/id/video/4787861657884160 (mulai 01:24)

Sabtu, 02 September 2023

Menolak Kalah

Ilustrasi orang yang mengalami kesulitan (Adobe Stock)

Saya menghadapi beragam rintangan serta kesulitan. Pekerjaan saat ini tidaklah tetap dan belum tentu menjanjkan dari segi bayaran. Ini memang sesuai dengan apa yang diinginkan, tetapi saya perlu belajar lebih keras dan memperbaiki banyak masalah untuk menghasilkan yang lebih baik.

Banyak orang yang menghadapi kesulitan yang sama, baik yang kecil hingga besar. Mereka memiliki beragam cara untuk bisa bertahan menghadapi kesulitan tersebut. Namun, ada beberapa yang menyerah dan memutuskan untuk selesai dari hidupnya.

Seringkali saya membaca berbagai berita tentang kasus seperti ini dengan beragam penyebab, seperti terjerat utang hingga dibully di dunia nyata hingga dunia maya.

Kasus yang berakhir dengan seseorang mengakhiri hidupnya itu selain karena perilaku bullying, juga karena ketidakmampuannya dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya.

Ketidakmampuan hingga kebuntuan inilah yang menyebabkan mereka tidak memiliki cara lain, sehingga mereka memilih cara cepat untuk ditempuh, meski pada akhirnya menyiksa mereka.

Seringkali ketika saya membaca komentar dalam kasus seperti ini, banyak yang menggunakan nada menghina hingga merendahkan orang yang melakukan tindakan tersebut.

Apa yang dilakukan pelaku tindakan tersebut memang salah, tetapi ucapan hingga ketikan menghina dari masyarakat justru lebih menyakitkan.

Banyak yang mereka katakan mulai dari mental tempe, lemah, kurang iman, dan sebagainya. Hal-hal seperti itulah yang membuat korban semakin terpuruk bahkan setelah ia tiada sekalipun.

Hal yang paling jahat dan mengerikan adalah ketika orang-orang tersebut merendahkan dan menghina korban jauh sebelum kematiannya.

Mereka berusaha untuk menghancurkan mental korbannya dan memancingnya untuk melakukan tindakan yang terlarang tersebut, seperti meminta atau memaksanya untuk segera pergi karena ia tidak lagi berguna atau dibutuhkan lagi di dunia ini.

Ketika korban benar-benar telah tiada setelah melakukan perbuatan tersebut, orang-orang itu tetap menghina dan menghujatnya.

Sang korban benar-benar kalah. Ia dirusak dan dihina ketika masih ada dan telah tiada. Ia telah memberikan pintu untuk para penghina, sementara dirinya pergi dengan cara yang tragis dan sia-sia.

Alasan inilah yang membuat saya memutuskan untuk tetap bertahan dan berjuang dalam menghadapi kerasnya dunia dan segala permasalahannya.

Saya menolak kalah. Saya masih percaya bahwa dibalik kegelapan, masih ada cahaya yang menyinari dan itu dapat membantu serta menyelamatkan saya dari kesulitan yang dihadapi.

Tentunya saya juga masih bersemangat untuk mencari pengalaman dan mewujudkan beberapa impian di dunia ini yang masih belum diraih atau dilakukan.

Saya berusaha untuk tidak terpengaruh atau terpancing dengan omongan negatif yang bisa mengarah ke tindakan menghabisi diri sendiri. Jika saya terpancing sehingga sampai melakukan tindakan itu, saya jelas kalah dan mereka pun menang.

Kepada siapapun yang membaca ini, saya meminta kalian supaya tidak melakukan tindakan-tindakan yang memicu seseorang untuk mengakhiri hidupnya.

Apabila orang tersebut mengalami kesulitan dan butuh bantuan, maka bantulah dia dengan cara yang baik. Beri dukungan dengan cara membuatnya berharga dan merasa bahagia. Kalian juga dapat membantunya melalui dukungan secara agama seperti doa untuk mengarahkannya menuju arah yang lebih baik.

Apabila semua cara untuk membantu tidak berhasil, kalian cukup diam dan jangan berucap atau menuliskan segala sesuatu yang dapat memicu orang tersebut untuk melakukan tindakan seperti itu.

Kita semua harus berjuang dan terus bertahan. Hidup memang sulit, tetapi kita harus menghadapi dan menyelesaikannya. Saya berpesan untuk diri sendiri supaya jangan menyerah terlalu cepat.

Satu hal yang paling penting: Saya harus bisa bertahan dan jangan pernah membiarkan orang-orang yang menghujat tersebut bisa meraih kemenangan dengan mudah.

Jumat, 01 September 2023

Bukan Boys Who Cry, Ternyata Sosok Ini yang Curi Perhatian di Acara Ultah Pearl Krabs

Boys Who Cry dan Squidward


Pesta ulang tahun Pearl Krabs beberapa waktu lalu cukup menarik perhatian masyarakat baik di Bikini Bottom bahkan hingga ke Indonesia.

Kehebohan pesta ulang tahun ke-16 dari putri pemilik restoran The Krusty Krab yaitu Eugene Krabs ini dikarenakan penampilan mengejutkan dari boyband Boys Who Cry.

Lagu andalan yang diberikan oleh boyband tersebut memang berhasil membuat tamu pesta sangat terkejut, tetapi penampilan mereka justru tertutupi oleh kehadiran sosok ini.

Pesta ulang tahun Pearl Krabs sendiri pada awalnya mengalami beberapa drama dan insiden baik sebelum hingga sesudah acara.

Keraguan Eugene Krabs dalam memberikan hadiah kepada putrinya hingga persiapan acara yang kurang matang menyebabkan terjadinya beberapa kekacauan.

Kejadian yang disorot dalam pesta tersebut mulai dari kesalahan pembuatan banner, makanan popcorn yang sudah basi, air cucian piring yang dijadikan minuman, hingga kue palsu dari papan kartu.

Salah satu tamu pesta yang bernama Judy bahkan menyebut bahwa pesta ulang tahun Pearl Krabs sebagai pesta terburuk yang pernah ada.

"Beneran deh ya, ini pesta ulang tahun yang bagus banget... Saking bagusnya sampe saya mau bilang kalo ini bener-bener pesta yang gagal total!" sindir Judy.

Sontak saja, hal tersebut menimbulkan kepanikan bagi Pearl Krabs, yang kemudian meminta ayahnya supaya segera menghadirkan Boys Who Cry.

Alih-alih menghadirkan boyband tersebut, Eugene Krabs justru memberikan sebuah kejutan yang tentu saja tidak pernah bisa diduga.

Ia memberikan Squidward Tentacles, salah satu pegawai The Krusty Krab yang dijadikan sebagai pengganti Boys Who Cry di acara tersebut.

Squidward sendiri menyanyikan lagu Boys Who Cry dengan versi aransemennya sendiri, yang justru malah diprotes oleh tamu pesta.

Insiden tersebut menyebabkan banyak tamu pesta yang protes atas kegagalan acara tersebut dan mereka melampiaskannya dengan melempar krabby patty raksasa ke tubuh Squidward.

Saat acara dinyatakan hampir gagal total, ternyata Boys Who Cry secara mengejutkan dihadirkan di akhir acara sebagai kejutan bagi para penggemar.

Tamu acara pesta tersebut tentu saja sangat kaget karena mereka tidak menyangka bahwa sosok boyband idola mereka benar-benar hadir di sana.

Menariknya, sosok Squidward justru berhasil mencuri perhatian dibanding Boys Who Cry karena cara penyampaian lagu yang terkesan sangat unik.

Squidward sendiri mengaku tidak menyangka bisa mendadak viral hingga ke banyak negara dan ia mengaku tidak marah terhadap orang yang memprotesnya tersebut.

"Sejujurnya kejadian waktu itu sangat memalukan untuk saya, tapi saya enggak bakal marah kepada mereka. Saya anggap itu cuma cobaan aja." ujar Squidward.

Kejadian tersebut juga menyebabkan dirinya mendapat panggilan untuk tampil di acara TV, podcast, bahkan juga dipanggil oleh beberapa label rekaman.

Meski begitu, Squidward belum ingin berpikir terlalu jauh tentang pindah karir dan memilih untuk tetap fokus di pekerjaannya saat ini.

"Panggilan sih ada, tapi saya pikir-pikir dulu. Sekarang saya mau fokus kerja di sini (The Krusty Krab)." tutup Squidward.