Kamis, 16 Maret 2023
Belajar Strategi SEO untuk Penulisan Konten Artikel bersama Haluan dan Hops
Selasa, 14 Maret 2023
Mempelajari Gramatika dalam Penulisan Artikel Online bersama Haluan dan Hops
Pelatihan Dasar-Dasar Media Online Bersama Haluan dan Hops
(Artikel ini ditulis untuk memenuhi tugas Pelatihan Content Creator Haluan dan Hops.)
Kamis, 09 Februari 2023
25
Inilah diriku sekarang.
25 tahun sudah diriku menjalani kehidupan di dunia ini. Ini pertanda bahwa aku harus terus bertumbuh dan itulah takdirnya.
Usiaku saat ini menandakan bahwa masa remajaku telah lama pergi dan masa dewasa dengan segala tanggungjawabnya harus kuhadapi. Dunia yang keras, terkadang menyedihkan dan kejam pun mulai menungguku. Apapun yang terjadi, meskipun aku ingin kembali, namun semua itu takkan mungkin bisa. Apa yang terjadi sekarang adalah sebuah ketetapan yang harus diterima. Aku harus terus melangkah, menemukan pemikiran baru, mencari kesempatan serta memulai hal-hal yang baru.
Sulit untuk bisa menerima kenyataan bahwa waktu terus berjalan dan takkan pernah bisa kembali. Masa lalu sudah pergi melewati dan meninggalkanmu dan tidak mungkin kita dapat mengubahnya atau kembali ke sana. Semua hanya bisa dikenang dan diingat, dan dijadikan pelajaran untuk masa kini dan masa depan.
Banyak hal yang kusesali di masa lalu yang ingin sekali bisa kulakukan jika aku bisa kembali ke sana. Yang kini harus kulakukan adalah merencanakan dan memikirkan hal-hal baru, dengan persiapan yang matang maka semua dapat terjadi.
Seiring berjalannya waktu, aku merasa semakin lemah, semakin sedih, kehilangan semangat serta kehilangan banyak hal yang berharga. Kadang hal-hal tersebut terjadi karena realita yang menghajarku atau aku yang seringkali merusak diriku sendiri. Aku kini semakin dihantui kesendirian yang melanda, yang sebenarnya terjadi karena diriku terlalu menutup diri kepada orang lain. Aku mulai semakin curiga dan kehilangan rasa percaya, padahal aku tahu tidak semua orang memiliki rencana buruk kepadaku. Namun, aku seringkali melakukan pencegahan yang berakibat kepada prasangka.
Kini, sudah saatnya diriku berbenah. Aku ingin bisa dekat dengan orang-orang. Aku ingin lebih terbuka dan menjadi pribadi yang menyenangkan. Aku tak ingin lagi menyalahkan diri sendiri juga merusak diriku dengan perbuatanku ini. Aku sangat beruntung bahwa meskipun banyak sekali masalah, tantangan, dan rintangan, aku masih bertahan dan tidak berkeinginan sama sekali untuk mengakhiri dengan cara yang tidak lazim.
Sudah saatnya aku menyadari bahwa hidup itu keras, penuh tantangan, dan segala yang kita inginkan seringkali tidak sesuai harapan. Aku harus mengerti bahwa di dunia ini tidak mungkin manusia bisa hidup sendiri. Ada berbagai hal yang tidak bisa dikerjakan sendiri dan aku benar-benar membutuhkan bantuan untuk melakukannya. Menerima kenyataan juga merupakan keharusan untuk membuatku sadar tentang cara kerja dunia, namun aku akan tetap bertahan kepada impian karena aku yakin suatu impian bisa menjadi nyata apabila kita mau berusaha dan tetap percaya.
Inilah saat dimana aku harus mulai mencari pengalaman dan memulai sebuah pekerjaan penting. Aku sudah tertinggal terlalu jauh dan terlambat dalam memulai, dan aku ingin mengejarnya hingga dapat. Aku tetap yakin aku bisa dan tidak akan ada kata menyerah untuk hal itu.
25 tahun diriku. Inilah saat untuk berbenah, berubah, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Aku buruk dalam berjanji, tapi aku akan mengusahakannya. Aku harus menyelamatkan diriku sendiri dan memulai warna baru dalam diriku.
Saatnya untuk pergi dan hadapi dunia ini.
Minggu, 18 Desember 2022
Terhubung Kembali
Saya merasa seperti kehilangan segalanya. Kehilangan hal-hal penting yang seharusnya bisa saya dapatkan lebih awal. Teman-teman mulai pergi dan memiliki urusan mereka sendiri. Entah mengapa saya agak sulit untuk merasakan kepergian itu. Saya terus bertanya mengenai pertanyaan yang sebenarnya sudah tahu sendiri jawabannya, namun saya masih menganggapnya belum memuaskan dan belum menemukan makna yang sebenarnya. Ya, saya memang tertutup dan kurang berbaur dengan teman-teman. Itulah sisi buruk saya. Seringkali saya menyesali kesempatan yang hilang tersebut dan kini saya malah mengusahakan untuk bisa terhubung kembali dengan mereka di saat mereka telah memiliki kehidupan sendiri dan meniti karir masing-masing.
Saya percaya bahwa masih ada kesempatan untuk bisa terhubung kembali. Mereka bisa bilang saya terlambat, namun saya tidak merasa seperti itu. Tujuan saya adalah untuk bisa mengetahui keadaan mereka atau berbicara jika memang bisa dan ada yang ingin disampaikan. Entah kenapa saya bisa merasa rindu dan kehilangan mereka, padahal saya juga yang menutup diri dan tidak memberi kesempatan untuk memberi warna dan kesan terhadap mereka. Saya sudah merusak diri sendiri melalui tindakan saya dan membiarkan kesendirian ini menghinggapi hingga akhirnya saya mencapai fase dimana saya benar-benar lelah dengan kesendirian dan kehidupan yang sangat membosankan ini.
Siapapun yang membaca ini, percayalah bahwa saya memang bersungguh-sungguh tentang hal ini. Saya benar-benar membutuhkannya.
Sabtu, 23 Oktober 2021
Semua Akan Tahu
Apa yang kamu perbuat dulu
Setiap unggahan dan postinganmu
Yang masih tersimpan dari dulu
Tiba-tiba muncul di berandamu
Karena seseorang membagikan milikmu
Semua akan tahu
Segala tindakan-tindakanmu
Unggahan dan postinganmu
Ada unsur positif dan negatif menyatu
Dan semua akan menilaimu
Sehingga kamu pun menjadi malu
Apa yang sudah dibagikan
Mungkin ada yang memalukan
Tetapi ada pula sisi baik yang ditekankan
Dimana terdapat sebuah kerinduan
Menjalani hari bersama keluarga dan teman
Mengenang waktu yang semakin berjalan
Tetapi ada pula kekhawatiran
Ketika sisi buruk yang ditekankan
Melihat segala kesalahan
Serta hal-hal yang memalukan
Dirimu tidak memperhatikan
Sehingga tidak ada rasa aman
Semua akan tahu
Betapa memalukannya dirimu
Betapa menjengkelkannya dirimu
Betapa jahatnya dirimu
Bahkan maaf pun tak berlaku
Sekalipun pengampunan dilakukan dirimu
Takkan ada lagi rahasia
Kecuali kamu mau menghapusnya
Jika itu baik bisa dibiarkan saja
Jika itu buruk sebaiknya dihapus saja
Kamu yang mengendalikannya
Kamu juga yang menanggungnya
Harga diri dipertaruhkan
Melalui unggahan dan postingan
Kamu harus mengambil tindakan
Jika tidak mau dipermalukan
Yang baik dipertahankan
Yang buruk dimusnahkan
Hapus yang buruk selagi tiada yang tahu
Itu satu cara yang bisa dilakukan olehmu
Dalam usaha menyelamatkan dirimu
Dari hal-hal buruk di masa lalu
Jangan biarkan semua itu membelenggu
Segera selamatkan dirimu
Senin, 05 Juli 2021
Saat Aku Meninggalkan Kenyataan
Ketertarikanku dengan hal yang tak berhubungan dengan bidangku, membuat aku jauh dari apa yang diinginkan semua orang. Rasa cintaku terhadap segala keganjilan dan keanehan membuatku lupa keindahan dunia beserta kenyataannya. Aku menolak kenyataan yang terjadi dan memutuskan untuk bersembunyi. Aku membangun kenyataan buatanku sendiri yang aku yakin itu lebih baik dari kenyataan sesungguhnya. Ternyata semua itu menipuku. Ia membawaku menuju kegelapan dan kekacauan. Ia memberi kenyamanan di awal hanya untuk memberi hukuman di akhir.
Ketika aku tersadar akan kesalahan itu, aku berusaha bangkit dan menerima kenyataan yang ada. Aku kembali untuk bertarung dan menghadapi pahitnya kehidupan, yang nantinya akan menjadi sebuah kebahagiaan apabila aku mau bersabar dan pantang menyerah.
Aku pun masih bertahan kepada tindakan-tindakan tidak biasa yang selalu kulakukan, namun dengan menyeimbangkan diri dengan apa yang seharusnya menjadi keharusan untuk dilakukan dan diselesaikan. Aku harus kembali kepada apa yang seharusnya sudah kuambil. Tanggung jawab itu sudah sepantasnya diselesaikan, untuk membuka diri dan membawaku lepas dari penderitaan yang tidak terasa ini. Mungkin aku sangat terlambat, tetapi aku bisa menghindari hal-hal yang lebih buruk lagi apabila aku terus saja mengabaikannya.